Woman
·
14 Juli 2021 14:11

Sahabat Virtual Bagaikan Keluarga

Konten ini diproduksi oleh Andini Sabrina
Sahabat Virtual Bagaikan Keluarga (61158)
searchPerbesar
Ilustrasi : unsplash.com
Aku memiliki sahabat virtual. Dia berasal dari kota Balikpapan. Namanya, Koko. Tentu saja itu bukan nama aslinya. Hanya panggilan yang aku buat khusus untuknya.
ADVERTISEMENT
Melalui aplikasi Telegram, aku bisa mengenal Koko. Kami saling mengenal pada Maret 2021. Meskipun kehadirannya sebatas virtual namun aku dapat merasakan secara nyata. Aku langsung merasakan nyaman jika berhubungan dengannya. Nyaman dalam artian sahabat.
Koko menyebutku sebagai air, karena makhluk hidup tidak bisa hidup tanpa air. Begitu pun Koko terhadapku. Katanya, aku bisa membuat Koko menjadi lebih tenang kala dirinya sedang merasa kalut dari kerasnya kehidupan. Sedikit melankolis memang jiwanya Koko.
Aku banyak sekali menghabiskan waktu bersama Koko. Mulai dari pembahasan yang membuat perut serasa tergelitik, perdebatan yang membuat alis bertaut, bahkan terkadang kami saling berbagi air mata.
Koko adalah tempat sandaranku untuk meluapkan keluh kesah. Aku belajar banyak darinya yang membuat diriku menjadi lebih percaya diri. Penggalan bait motivasi darinya sangat mendorongku untuk tetap berdiri dengan tegap di antara miliaran manusia.
ADVERTISEMENT
Meski aku dengan Koko tidak ada hubungan darah. Pada kenyatannya ikatan persahabatan yang tercipta di antara kami sekental hubungan darah. Walaupun kami tidak berada di kota yang sama, persahabat kami akan terus terjalin. Suatu saat kami akan dipertemukan oleh semesta dan disaksikan oleh langit. (Andini Sabrina / PNJ)