Konten dari Pengguna

Ini Rahasia Sukses Hari Pertama Kerja yang Bikin Kamu Langsung Akrab

Andi Rustianto

Andi Rustianto

Software Engineer - Praktisi Teknologi - Alumni Universitas Budi Luhur

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Andi Rustianto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi bersosialisasi di tempat kerja - Sumber: AI Generated
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi bersosialisasi di tempat kerja - Sumber: AI Generated

Hari pertama kerja itu momen yang campur aduk ya? Senang, bangga, tapi juga deg-degan. Wajar banget kok! Pengalaman ini dialami semua orang.

Persiapan Hari Pertama Kerja: Dulu dan Kini

Dulu, zaman orang tua kita mencari kerja, mungkin persiapan hari pertama kerja tidak serumit sekarang. Informasi terbatas, dan biasanya persiapannya lebih ke arah fisik seperti pakaian rapi atau alat tulis.

Nah, seiring berkembangnya teknologi dan globalisasi, dunia kerja juga ikut berevolusi. Apalagi sejak pandemi COVID-19, banyak perusahaan mengadopsi sistem kerja hybrid atau bahkan full remote. Ini mengubah cara kita mempersiapkan diri.

Kini, persiapan hari pertama kerja bukan cuma soal penampilan, tapi juga kesiapan mental, pemahaman budaya perusahaan, dan bahkan persiapan teknis jika kerjanya remote. Perusahaan pun semakin peduli dengan pengalaman karyawan baru (new hire experience) agar mereka cepat beradaptasi dan betah. Istilah seperti orientasi karyawan atau onboarding semakin populer.

Pentingnya Persiapan Hari Pertama Kerja: Kenapa Harus Serius?

Hari pertama kerja itu bukan cuma sekadar datang dan duduk. Ini adalah kesan pertama kamu di mata rekan kerja dan atasan. Ingat, kesan pertama itu penting banget!

  • Membangun Kepercayaan Diri: Kalau kamu sudah siap, rasa percaya diri pasti meningkat. Ini akan terpancar dalam interaksimu.

  • Adaptasi Cepat: Dengan persiapan, kamu bisa lebih cepat memahami lingkungan, tugas, dan budaya perusahaan.

  • Mengurangi Kecemasan: Persiapan yang matang bisa bantu mengurangi rasa nervous yang berlebihan.

Fakta-fakta Terkini Seputar Onboarding Karyawan Baru

  • Menurut data dari Gallup, hanya sekitar 12% karyawan yang merasa proses onboarding di perusahaan mereka itu bagus. Ini menunjukkan masih banyak ruang untuk perbaikan. (Gallup, "The Right Onboarding Can Improve Performance 11x," 2017)

  • SHRM (Society for Human Resource Management) melaporkan bahwa program onboarding yang efektif dapat meningkatkan tingkat retensi karyawan hingga 50%. Jadi, kalau perusahaan kamu punya program onboarding yang bagus, kemungkinan kamu betah akan lebih besar!

  • Fenomena quiet quitting yang sempat ramai juga terkait dengan kurangnya engagement karyawan. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena proses onboarding yang tidak maksimal, membuat karyawan baru merasa tidak terhubung dengan perusahaan sejak awal.

Permasalahan Umum Saat Hari Pertama Kerja

  • Informasi Kurang Lengkap: Seringkali karyawan baru tidak mendapatkan informasi yang cukup tentang apa yang harus dilakukan, siapa yang harus dihubungi, atau bahkan apa saja dokumen yang perlu disiapkan.

  • Rasa Terasing: Datang ke lingkungan baru tanpa kenal siapa-siapa bisa bikin awkward.

  • Ekspektasi yang Tidak Sesuai: Kadang apa yang dibayangkan berbeda dengan kenyataan di lapangan.

  • Overload Informasi: Di sisi lain, ada juga perusahaan yang memberikan terlalu banyak informasi di hari pertama, bikin karyawan baru pusing.

Solusi Jitu untuk Hari Pertama Kerja yang Lancar!

Enggak perlu panik, ada beberapa cara jitu biar hari pertamamu mulus:

  • Cari Tahu Budaya Perusahaan: Intip media sosial perusahaan, baca-baca berita tentang mereka. Ini bisa kasih gambaran suasana kerja di sana.

  • Siapkan Pakaian yang Tepat: Kalau ragu, amannya pakai pakaian semi-formal atau tanyakan ke HRD tentang dress code.

  • Datang Lebih Awal: Nggak perlu buru-buru, tapi datanglah 10-15 menit lebih awal. Ini kasih kamu waktu buat bernapas dan melihat-lihat.

  • Inisiatif Berkenalan: Jangan sungkan menyapa. Senyum dan ajak kenalan. Orang akan lebih senang kalau kamu proaktif.

  • Catat Hal Penting: Di hari pertama, banyak informasi yang akan kamu terima. Siapkan buku catatan atau aplikasi di ponselmu.

  • Jangan Ragu Bertanya: Lebih baik bertanya daripada salah. Ini menunjukkan kamu serius dan ingin belajar.

  • Istirahat Cukup: Pastikan tidur cukup di malam sebelumnya biar kamu segar dan fokus.

  • Siapkan Bekal atau Uang Tunai: Beberapa kantor mungkin belum menyediakan makan siang di hari pertama.

  • Pahami Tugas Awal: Sebelum hari H, kalau bisa, tanyakan ke HRD atau manager tentang tugas atau hal-hal yang perlu kamu persiapkan secara teknis.

Referensi:

  • Gallup. (2017). The Right Onboarding Can Improve Performance 11x. Diambil dari https://www.gallup.com/workplace/235775/right-onboarding-improve-performance-11x.aspx

  • Society for Human Resource Management (SHRM). (n.d.). Employee Onboarding: The Process. Diambil dari https://www.shrm.org/resources-and-tools/hr-topics/talent-acquisition/employee-onboarding-the-process

----------

Catatan Penulis:

"Tulisan ini lahir dari rasa ingin tahu, pandangan pribadi, dan serangkaian pemikiran yang terus berkembang. Disampaikan dengan gaya santai namun tetap mengajak kita berpikir lebih jauh. Semoga bisa jadi bahan obrolan, bahan renungan, atau bahkan bahan diskusi yang lebih seru. Karena setiap sudut pandang, sekecil apa pun, selalu layak untuk didengar dan dipertimbangkan."