Konten dari Pengguna

Penerapan Machine Learning Dalam Sistem Informasi Manajemen Prediksi Tren Bisnis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Andre Nur Jalatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://unsplash.com/id/foto/orang-yang-menggunakan-macbook-pro-pypeCEaJeZY?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
zoom-in-whitePerbesar
https://unsplash.com/id/foto/orang-yang-menggunakan-macbook-pro-pypeCEaJeZY?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink

Perkembangan teknologi zaman sekarang memaksa dunia bisnis untuk bergerak jauh lebih cepat, terutama dalam mengambil keputusan penting. Di tengah ketatnya persaingan pasar, kemampuan sebuah perusahaan untuk membaca arah tren masa depan menjadi kunci utama agar bisa tetap bertahan. Menariknya, salah satu transformasi terbesar saat ini justru terjadi pada cara internal perusahaan dalam mengelola dan memanfaatkan tumpukan data mereka.

‎Jika melihat ke belakang, Sistem Informasi Manajemen (SIM) konvensional dulunya cenderung bersifat kaku karena hanya digunakan untuk mencatat transaksi harian atau menyimpan tumpukan data historis. Namun, eranya sudah berubah. Untuk membedah data bisnis yang teramat besar dan memprediksi ke mana arah pasar bergerak, SIM modern kini mengandalkan metode pengenalan pola yang cerdas, klasifikasi, hingga sistem peramalan berbasis waktu (time-series forecasting).

‎Memasukan teknologi Machine Learning (ML) ke dalam sistem informasi ini terbukti ampuh memangkas kekeliruan manusia (human error) sekaligus meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Langkah cerdas inilah yang diambil oleh perusahaan e-commerce papan atas seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada. Mereka mengintegrasikan algoritma ML ke dalam sistem informasinya untuk menebak tren belanja musiman masyarakat sekaligus menyodorkan rekomendasi produk yang paling sesuai dengan selera tiap-tiap pembeli secara otomatis.

‎Pada akhirnya, teknologi Machine Learning dengan Sistem Informasi Manajemen bukan lagi sekadar tren teknologi, tapi ini sudah menjadi kewajiban untuk sebuah perusahaan yang mau bertahan di industri. Tujuannya tentu saja supaya perusahaan-perusahaan ini tidak kalah bersaing di tengah perkembangan modern yang serba digital. Dengan memasukkan data mentah masa lalu menjadi sebuah data yang akurat untuk masa depan, pebisnis bisa mengambil keputusan secara lebih cerdas, efisien, dan melangkah lebih maju daripada kompetitor mereka.

‎