Peran Copywriting Sebagai Salah Satu Cara Komunikasi Brand

Saya Mahasiswi semester 5 dari Prodi S-1 Akuntansi, Universitas Pamulang
Tulisan dari Andreaning Dewita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Andreaning Dewita/ Fakultas Ekonomi dan Bisnis/ Prodi S-1 Akuntansi/ Universitas Pamulang

Copywriting dan Komunikasi
Copywriting adalah suatu bentuk komunikasi yang digunakan untuk penjualan atau pemasaran bisnis. Sesuai dengan kata writing, copywriting bisa juga disebut sebagai suatu teknik menulis yang ditujukan untuk keperluan promosi dan iklan, misalnya memasarkan produk dengan “tulisan” untuk dipublikasikan di media cetak maupun online. Copywriting dan komunikasi memiliki kesamaan yaitu menyampaikan. Copywriting sangat berperan penting sebagai ujung tombak untuk menyampaikan pesan kepada target audience. Saat ini peran copywriting sangat dibutuhkan untuk memasarkan dan mengembangkan produk apalagi di era digital ini menggunakan sosial media sebagai wadah antara brand dengan konsumen.
Copywriting Sebagai Pemikat Konsumen
Fungsi dan manfaat copywriting sangat banyak, tidak hanya untuk mempromosikan atau memasarkan produk saja. Melainkan membantu dalam meningkatkan penjualan, menarik konsumen, hingga membuat seseorang ingat dengan produk atau jasa tersebut.
Dengan menggunakan copywriting untuk segi promosi, tentu promosi yang dilakukan akan lebih berinovasi dan menarik pelanggan. Permainan kata dan kalimat akan berpengaruh dalam memasarkan suatu produk.
Hanya dengan membaca kata demi kata yang ditunjukkan, copywriting memiliki peran penting agar membuat orang tergiur membeli produk yang ditawarkan. Terkadang tulisan copywriting hanya memuat kalimat-kalimat singkat dengan jumlah kata yang tidak begitu banyak, namun memikat di kepala. Penulisan iklan yang baik dalam copywriting ini pada akhirnya akan meningkatkan penjualan yang dilakukan secara online. Selain itu bisa saja mendapatkan banyak followers dan engagement karena adanya copywriting yang terkesan memikat.
Menggunakan copywriting memudahkan kita menemukan brand. Brand tersebut juga akan dengan mudah dikenal yang sesuai dengan visi misi brand itu sendiri. Misalnya Ind*mie mempunyai tag line “Seleraku” yang terasa sudah melekat dengan brand mie instan tersebut.
Jika dilihat dengan kompetitor sebelah, yaitu Mi* Sed*ap memiliki tag line yang kurang unggul. Tag line nya berbunyi “Jelas Terasa Sedapnya”. Kenapa dibilang kurang unggul dibanding dengan Ind*mie, karena banyaknya kata yang digunakan Mi* Sed*ap membuat kurang sampai ke telinga masyarakat.
Membuat copywriting harus menyiapkan ide dan memikirkan apa pesan yang mau disampaikan dan dituliskan. Copywriting dibuat dengan tujuan agar mendapatkan feedback dari pembaca berupa membeli, mendaftar, mengingat, atau melakukan tujuan lain sesuai yang diharapkan.
Kesimpulan, Teknik copywriting adalah bagian penting untuk menarik konsumen dalam strategi pemasaran. Copywriting yang berkualitas dengan menggunakan teknik yang digunakan tepat dan kreatif, maka akan menghasilkan tulisan yang diharapkan. Apalagi dengan pengembangan bisnis di era online seperti ini, calon konsumen akan tertarik dan lebih tertuju perhatiannya dengan kata-kata dirangkai menarik.
