AS dan Saudi Sepakati Kerja Sama Pengembangan Nuklir

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan kesepakatan nuklir dengan Arab Saudi pada Selasa (21/7). Dengan kesepakatan tersebut maka AS akan memberikan program nuklir sipil ke Saudi.
Kesepakatan ini terjalin saat pertempuran antara Saudi melawan kelompok Houthi kembali berkecamuk di Yaman.
Mengutip keterangan dua pejabat AS, media The New York Times melaporkan kesepakatan dan pengumuman resmi bakal disampaikan pada Rabu ini.
Sementara pemerintahan Presiden Donald Trump lewat pernyataan resminya menyebut, lewat maka industri nuklir AS akan menerima pendanaan sebesar miliaran dolar.
Laporan media Wall Street Journal kesepakatan ini memuat ketentuan jangka waktu kerja sama selama 30 tahun. Perusahaan-perusahaan AS akan membangun pusat pengayaan uranium di Saudi bila ada studi yang membuktikan hal itu diperlukan.
Kendati demikian, Israel dan beberapa anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Partai Republik menyatakan penolakan. Mereka khawatir di masa depan proyek ini berpotensi berubah menjadi pengembangan senjata nuklir.
