Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi Pakistan saat Demo, 13 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para petugas polisi yang terluka dalam dugaan serangan bom bunuh diri di luar kantor polisi menerima perawatan medis di sebuah rumah sakit di Distrik Swat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan , 2 Agustus 2026.  Foto: REUTERS/Hazrat Ali Bacha
zoom-in-whitePerbesar
Para petugas polisi yang terluka dalam dugaan serangan bom bunuh diri di luar kantor polisi menerima perawatan medis di sebuah rumah sakit di Distrik Swat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan , 2 Agustus 2026. Foto: REUTERS/Hazrat Ali Bacha

Sebuah bom bunuh diri meledak saat demonstrasi berlangsung di Distrik Swat, Pakistan utara, Minggu (2/8). Kepolisian menyebut sebanyak 13 orang tewas dan 22 lainnya terluka akibat peristiwa itu.

Lokasi kejadian berada di kantor polisi di sebuah perempatan di Swat. Demonstrasi tersebut digelar oleh warga sipil setempat.

"Sebanyak 13 orang, termasuk delapan anggota polisi, tewas akibat bom bunuh diri," ujar Deputi Inspektur Jenderal Polisi Swat, Fida Hussain, seperti dikutip dari AFP.

Warga membersihkan puing-puing setelah dugaan serangan bom bunuh diri di luar kantor polisi, di Distrik Swat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 2 Agustus 2026. Foto diambil dengan telepon seluler. Foto: REUTERS/Hazrat Ali Bacha

Dia menambahkan, jenazah pelaku bom bunuh diri telah dibawa ke rumah sakit.

"Pelaku bom bunuh diri mencoba masuk ke kantor polisi yang berada di perempatan, tetapi dihentikan oleh polisi di pintu masuk," kata dia.

Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, lokasi serangan berada tidak jauh dari perbatasan utara Pakistan.

Kawasan tersebut dikenal sebagai wilayah operasi kelompok pemberontak Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP).