Isu Utama Pemilu Israel 2026: Serangan 7 Oktober, Agama sampai Biaya Hidup

Rakyat Israel akan menggelar pemilu pada Selasa (27/10). Pemungutan suara kali ini akan menentukan nasib pemerintahan kontroversial Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang didukung penuh kelompok kanan.
Ada beberapa isu kunci yang menjadi penentu hasil pemilu Israel 2026. Dikutip dari kantor berita AFP, berikut isu-isu kunci tersebut.
Serangan 7 Oktober 2023
Pada 7 Oktober 2023, milisi Hamas menyerang Israel. Peristiwa itu menjadi alasan Israel melancarkan serangan ke Gaza yang diwarnai berbagai tindakan pelanggaran HAM terhadap warga Palestina. Padahal, Israel juga tak mengendurkan serangan ke Palestina sebelum 7 Oktober 2023.
Dalam serangan 7 Oktober tersebut, lebih dari 1.200 warga Israel tewas. Rakyat Israel menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang gagal membendung serangan paling berdarah yang pernah menimpa negara Yahudi tersebut.
Israel sebenarnya telah membentuk komisi penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban atas serangan pada 2023. Penantang Netanyahu, mantan panglima militer Israel Gadi Eisenkot, berjanji akan membentuk ulang komisi tersebut jika dirinya terpilih.
Janji Eisenkot bertolak belakang dengan sikap Netanyahu. PM Israel itu menolak seruan untuk membentuk ulang komisi penyelidikan.
Pemerintahan Netanyahu dibanjiri kritik dan tudingan karena gagal membendung serangan pada 7 Oktober 2023. Pemerintah dan badan keamanan Israel di bawah kepemimpinan Netanyahu diduga mengabaikan peringatan awal, termasuk laporan Uni Emirat Arab yang menyebut Hamas tengah mempersiapkan operasi besar.
Strategi Keamanan Masa Depan
Selama beberapa dekade, doktrin keamanan Israel mencakup tiga prinsip, yakni intelijen yang kuat, pencegahan, dan perang singkat. Namun, peristiwa 7 Oktober 2023 mengubah semua itu.
Kini, Israel menerapkan strategi perang berkepanjangan di Gaza. Pada saat bersamaan, Israel melanjutkan operasi keamanan di Tepi Barat, terlibat dalam perang melawan Iran, dan melancarkan serangan ke Yaman.
Kebijakan ini membuat Israel mendapat kritik dari dunia internasional, terutama terkait pendekatan militernya di Gaza yang telah menewaskan 74 ribu orang.
Agama
Isu agama turut menjadi salah satu isu kunci dalam pemilu 2026. Perdebatan panjang mencakup tuntutan agar kelompok Yahudi ultra-Ortodoks ikut menjalani wajib militer. Pasalnya, berbagai perang yang diikuti Israel membuat negara itu membutuhkan lebih banyak personel militer.
Kelompok ultra-Ortodoks telah lama mendapat pengecualian dari wajib militer. Kebijakan tersebut terus berlanjut di bawah pemerintahan Netanyahu.
Menjelang pemilu, kelompok oposisi menegaskan akan mengakhiri pengecualian tersebut.
Kenaikan Biaya Hidup
Israel merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat. PDB negara itu meningkat berkali-kali lipat sejak 2000. Tingkat pengangguran di sana juga menyentuh level terendah.
Namun, Israel tercatat sebagai salah satu negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia.
Pada saat yang sama, median upah di Israel masih berada di bawah rata-rata negara-negara anggota OECD. Kondisi ini memberikan tekanan yang semakin besar terhadap rumah tangga.
Para ekonom menyoroti masalah struktural yang telah lama ada, termasuk kekurangan perumahan, hambatan perdagangan, dan terbatasnya persaingan di sektor-sektor utama.
Tantangan kenaikan biaya hidup tersebut semakin berat akibat konflik yang hingga kini belum berakhir.
