Lula da Silva Menang Pilpres Brasil, Kalahkan Bolsonaro yang Didukung Trump

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, kandidat Partai Buruh (PT) untuk pemilihan presiden kembali, berbicara setelah memenangkan pemilihan presiden putaran kedua, di Sao Paulo, Brasil, Minggu (25/10/2026). Foto: Brian Snyder/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, kandidat Partai Buruh (PT) untuk pemilihan presiden kembali, berbicara setelah memenangkan pemilihan presiden putaran kedua, di Sao Paulo, Brasil, Minggu (25/10/2026). Foto: Brian Snyder/REUTERS

Tokoh sayap kiri sekaligus petahana Luiz Inacio Lula da Silva memenangi pilpres Brasil pada Minggu (25/10) waktu setempat. Lula membalikkan prediksi yang menyebutnya bakal kalah dari Flavio Bolsonaro.

Berbagai prediksi menyebut Lula akan kalah berdasarkan hasil putaran pertama yang dimenangi Flavio Bolsonaro. Di samping itu, Bolsonaro yang merupakan sosok sayap kanan didukung berbagai faktor, seperti dukungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hingga gelombang kemenangan kelompok kanan di negara-negara tetangga, seperti Argentina, Cile, Kolombia, hingga Peru.

Kemenangan Lula, yang membuatnya akan berkuasa untuk periode keempat, juga diraih menjelang ulang tahunnya yang ke-81 pada Selasa (27/10).

Seorang pendukung calon presiden Brasil Flavio Bolsonaro dari Partai Liberal (PL), berjalan setelah memberikan suara di tempat pemungutan suara selama pemilihan putaran kedua presiden Brasil, di Porto Alegre, Brasil, Minggu (25/10/2026). Foto: Diego Vara/REUTERS

Berdasarkan hasil resmi yang dirilis otoritas pemilu Brasil, Lula merengkuh 51,7 persen suara. Sementara itu, Flavio, putra eks Presiden Jair Bolsonaro, kalah tipis dengan meraih 48,2 persen suara.

Kemenangan Lula dirayakan secara meriah oleh para pendukungnya. Di Rio de Janeiro, warga tumpah ruah ke jalanan sembari mengenakan baju berwarna merah, warna Partai Pekerja pimpinan Lula.

Kembang api pun terlihat menghiasi langit Rio de Janeiro. Suasana di sana semakin meriah saat massa pendukung Lula meniupkan alat tiup tradisional, vuvuzela.

Lula dijadwalkan menyampaikan pidato kemenangannya. Sementara itu, Flavio hingga saat ini belum memberikan komentar terkait kekalahannya.

Seorang pendukung Lula yang ikut berpesta di Rio de Janeiro, Julio Canelo, mengatakan kemenangan calon yang didukungnya itu merupakan kemenangan seluruh spektrum demokrasi.

"Ini adalah hasil dari pengerahan rakyat di jalanan dan secara daring," kata Canelo, seperti dikutip dari AFP.