Malaysia Tetapkan Status Darurat di Serian akibat Kabut Asap Karhutla RI

Malaysia memberlakukan status darurat di distrik Serian, Negara Bagian Sarawak, Jumat (4/9). Keputusan tersebut diambil akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Pulau Kalimantan, Indonesia.
Otoritas setempat menyebut kabut asap sudah melewati batas berbahaya pada Jumat ini. Di Sarawak, kabut asap akibat karhutla menyebabkan sejumlah sekolah di sana terpaksa diliburkan.
Otoritas Malaysia menetapkan jika Indeks Polusi Udara (API) menembus 300, maka masuk kategori berbahaya. Sedangkan jika mencapai 500, maka sudah masuk ambang batas darurat.
API di Serian pada Jumat (4/9) sudah menyentuh angka di atas 519.
Pemberlakuan status darurat dirilis Raja Malaysia, Sultan Ibrahim. Hal itu dilakukan setelah Sultan Ibrahim menerima laporan dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan pemimpin negara bagian Sarawak, Abang Johari Openg.
"Sultan Ibrahim telah menyetujui penetapan status darurat di seluruh wilayah Serian, Sarawak, menyusul kondisi kabut asap yang telah mencapai tingkat polusi udara yang membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat," demikian bunyi pernyataan Sultan Ibrahim seperti dikutip dari Reuters.
Kepala badan penanganan bencana di Sarawak, Douglas Uggah Embas, memastikan pemberlakuan keadaan darurat hanya berlaku di Serian dan mencakup area dengan radius sekitar 20 km.
Douglas memastikan kendati status darurat diberlakukan, layanan penting seperti supermarket, SPBU, dan bank masih akan beroperasi.
