Penembakan Terjadi Sebelum Partai World Cup di AS, Polisi Buru Pelaku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock

Polisi di Kansas City, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (18/6) memburu seorang pria pelaku penembakan sebelum pertandingan Piala Dunia antara Argentina dan Aljazair.

Keterangan kepolisian aksi penembakan pada awal pekan ini menargetkan seorang sopir taksi online yang sedang mengantar suporter menuju pertandingan antara Argentina melawan Aljazair.

Menurut pihak berwenang, insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya. Penembakan terjadi dalam rentang waktu sekitar 30 menit di ruas Interstate 670 dan Interstate 70, sehingga memicu respons polisi di sejumlah lokasi berbeda di kota tersebut.

Sejumlah suporter Argentina yang berada di dalam kendaraan Uber saat kejadian mengaku mobil mereka ditembaki ketika sedang menuju stadion. Kepada media Argentina La Nacion, salah seorang penumpang mengatakan kendaraan mereka diserang oleh mobil lain yang melintas.

"Mobil kami sedang berjalan, lalu ada mobil lain yang mendekat dan menembakkan dua kali tembakan ke arah kami," ujar suporter tersebut seperti dikutip dari Reuters.

Ia mengatakan sopir kemudian menghentikan kendaraan setelah terkena tembakan.

"Dia mengerem, lalu saya melihat kakinya. Ada lubang akibat tembakan. Kami langsung menghubungi polisi. Itu sangat mengerikan," katanya.

Meski insiden terjadi saat berlangsungnya ajang Piala Dunia, aparat menegaskan tidak ada indikasi bahwa serangan tersebut berkaitan dengan pertandingan maupun turnamen.

Polisi telah mengidentifikasi tersangka sebagai Oscar Sanchez-Munoz (22). Aparat memperingatkan bahwa pria tersebut dianggap bersenjata dan berbahaya.

Tak lama setelah rangkaian penembakan terjadi, petugas melacak keberadaan terduga tersangka ke sebuah rumah di Independence, Missouri, yang berjarak sekitar belasan kilometer dari Kansas City. Operasi penangkapan memicu situasi pengepungan.

Dalam proses tersebut, kebakaran dilaporkan terjadi di dalam rumah. Namun ketika polisi akhirnya memasuki bangunan itu, tersangka tidak ditemukan.

"Kami sedang mengikuti jejak pelaku dan ingin memastikan dia segera ditangkap," kata Kepala Kepolisian Kansas City, Stacey Graves, dalam konferensi pers.

Insiden ini terjadi hanya 10 hari setelah penembakan lain di Kansas City yang melukai sembilan orang. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar 6 kilometer dari kamp dasar tim nasional Inggris selama penyelenggaraan Piala Dunia.

Polisi hingga kini masih melakukan pencarian intensif terhadap Sanchez-Munoz dan meminta masyarakat segera melapor jika memiliki informasi mengenai keberadaannya.