Penumpang Cerita Detik-detik LRT Jabodebek Berhenti Mendadak: Sempat Histeris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi di LRT Cawang yang mati mendadak pada Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi di LRT Cawang yang mati mendadak pada Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. kumparan

Seorang penumpang LRT tujuan Jatimulya–Dukuh Atas, Erwin, menceritakan detik-detik transportasi massal itu berhenti mendadak pada Rabu (22/7) pagi. Ia menyebut penumpang di dalam gerbongnya mendadak histeris.

Pria yang bekerja sebagai SEO Manager kumparan itu menggunakan LRT sebagai moda transportasi hariannya dari tempat tinggalnya di Tambun, Bekasi. Ia mengatakan LRT Jabodebek tersebut berhenti mendadak sekitar pukul 07.20 WIB.

Peristiwa itu terjadi tak jauh dari Stasiun LRT Cawang, Jakarta Timur.

Kondisi di LRT Cawang yang mati mendadak pada Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. kumparan

"Jadi pas lagi dekat LRT Cawang, tiba-tiba LRT-nya degluk, kayak meloncat gitu, terus tiba-tiba mati," kata Erwin saat diwawancarai dalam program live AMPM kumparan.

Sesaat setelah LRT tiba-tiba berhenti, penumpang di dalam gerbong yang ditumpangi Erwin langsung histeris. Erwin mengaku mendengar sejumlah penumpang berteriak. Kondisi LRT berhenti berlangsung sekitar 5–10 menit.

"Penumpang itu teriak histeris, pada histeris. Untungnya itu dekat banget sama LRT Cawang. Nah, akhirnya LRT-nya bisa jalan lagi, sampai di LRT Cawang penumpang disuruh keluar," jelasnya.

LRT Jabodebek. Foto: Dok. Istimewa

"Histeris banget. Teriak, histeris, udah pada ketakutan sih. Itu benar-benar langsung ada," sambungnya.

Hingga saat ini, penyebab LRT berhenti mendadak tersebut masih belum diketahui. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden itu.

Adapun Erwin mengatakan, berdasarkan pengamatannya, operasional LRT sudah kembali normal. Penumpang yang sempat berada di rangkaian LRT yang berhenti telah berpindah ke LRT berikutnya, sementara sebagian lainnya memilih menggunakan moda transportasi lain.