Trump Sebut Netanyahu Gila, Percakapan Telepon Penuh Kata-kata Kasar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden Donald J. Trump di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Saul Loeb/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden Donald J. Trump di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Saul Loeb/Pool via REUTERS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu "gila". Cemoohan itu disampaikan saat kedua pemimpin berkomunikasi melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.

Trump mengakui percakapannya dengan Netanyahu saat itu diwarnai kata-kata kasar. Kekesalan Trump di telepon terjadi karena Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon ketika AS berupaya mengakhiri konflik dan permusuhan dengan Iran.

Iran merupakan sekutu dekat Hizbullah di Lebanon. Kedua pihak selama ini diketahui memiliki hubungan erat dan saling mendukung dalam berbagai konflik di kawasan.

Pengakuan Trump tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Rabu (4/6) waktu setempat. Ia menuding Netanyahu bertindak tidak rasional dan tidak tahu berterima kasih.

"Saya melakukannya," kata Trump saat membenarkan bahwa dirinya melontarkan cemoohan kepada Netanyahu, seperti dikutip Reuters.

"Saya tidak akan mengatakan marah. Saya hanya sedikit terganggu dengan fakta bahwa ia terus-menerus berselisih dengan Lebanon, Anda tahu," lanjutnya.

Trump kemudian menjelaskan bahwa meski sempat bersitegang melalui telepon, hubungannya dengan Netanyahu tetap dalam kondisi baik.

Sebelumnya, media Axios melaporkan bahwa Trump berulang kali mengeluarkan kata-kata kasar saat berbicara dengan Netanyahu melalui telepon. Ia bahkan disebut mengatakan bahwa tanpa dirinya, Netanyahu mungkin sudah dipenjara.

Trump juga menyinggung bahwa tindakan Netanyahu yang membiarkan serangan Israel ke Lebanon membuat citra Israel semakin buruk di mata dunia.