Capaian PNBP Imigrasi Tembus Rp 6,5 Triliun hingga Agustus 2026

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko memberikan pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan R yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Jakarta, Selasa (9/06/2026).  Foto: Ditjen Imigrasi
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko memberikan pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan R yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Jakarta, Selasa (9/06/2026). Foto: Ditjen Imigrasi

Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 6,5 triliun hingga 10 Agustus 2026. Angka ini naik sekitar 6 persen lebih dari periode yang sama di tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam acara media briefing di Gedung Dirjen Imigrasi Jaksel, Rabu (12/8).

“Per Agustus per 10 Agustus 2026 itu kita sudah PNBP kita sebesar Rp 6.543.565.641.000. Jadi kurang lebih Rp 6,5 triliun kita sudah menghasilkan PNBP. Ini kalau kita compare dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya ini kita mengalami kenaikan 6,68 persen lebih tinggi,” kata Hendarsam, Rabu (12/8).

Hendarsam mengatakan kontribusi terbesar berasal dari layanan visa. Penerimaan dari layanan tersebut mencapai sekitar Rp 3,592 triliun atau 54,9 persen dari total PNBP.

Petugas menata paspor seusai dicetak di Kantor imigrasi kelas II Non TPI Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Selasa (30/12/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO

“Kontribusi terbesarnya itu yang pertama tentunya dari layanan visa itu sebesar 54,9 persen, jadi hampir 55 persen itu kita dari visa, jadi dari WNA itu sebesar kurang lebih Rp 3,592 triliun,” ujarnya.

Sementara itu, layanan paspor berkontribusi sekitar 24,6 persen atau Rp 1,6 triliun. Kemudian layanan keimigrasian lainnya berkontribusi 20,5 persen atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Untuk target PNBP 2026, Ditjen Imigrasi ditargetkan Kementerian Keuangan mencapai Rp 8,519 triliun. Dengan capaian hingga 10 Agustus 2026, realisasi PNBP telah mencapai 76,81 persen dari target tersebut.

“Nah saat ini per Agustus itu kita sudah mencapai 76,81 persen. Jadi artinya kalau 76 ya sekitar 25 persen lagi,” tutur Hendarsam.