Cerita Ibu dan Anak Korban Bom Molotov Salah Sasaran di Koja

Peristiwa pelemparan bom molotov yang terjadi di Jalan Mandiri II,RT 05/09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara ternyata kejadian “salah sasaran”. Pelaku berinsial M, yang mengincar U, pacar dari R yang merupakan mantan istri dari M.
Namun, serangan siang itu gagal mencelakai U. Ada ibu, anak serta kerabat U, berinisial K yang terkena serangan.
Korban ibu dan anak itu bernama Ratna Dewi menjelaskan pada saat awal kejadian, korban dan anaknya hendak pergi ke pasar dan saat hampir mendekati gang keluar, dirinya dilempar oleh seorang tak dikenal menggunakan molotov hingga korban jatuh dari sepeda motor. Ratna menambahkan bahwa dirinya merupakan korban salah sasaran pada kejadian tersebut
“Saya posisinya lagi pas mau keluar nah tau tau pas di gang situ pas hampir mau ke depan ada orang lagi duduk kan tetangga juga lagi pada duduk. Tau taunya ya itu ada orang lempar apa sih, kayak bom gitu terus tiba tiba keluar api gede, kena motor saya sampe saya jatuh. Jadi jatuhnya salah sasaran,”ujarnya, Selasa (23/6).
Peristiwa itu juga mengakibatkan motor Ratna mengalami kerusakan pada bagian Dashboard dan luka ringan pada sang anak. Korban diketahui masih merasa syok atas kejadian yang menimpanya pada saat itu
“Ya syok lah masih kaget namanya api di samping terus juga apinya gede, apalagi anak saya. Anak saya kayak baret gitu kakinya karena jatuh karena jatuh mungkin ya yang tadi nabrak tembok. Dashboard depan sama samping ada sih kerusakan di bodi samping sama depan,” katanya.
Sementara itu ketua RT 005, Putri mengatakan setelah kejadian bom Molotov pada Senin (22/6) kemarin, warga setempat berbondong bondong mendatangi rumah pelaku atas nama Medi yang merupakan warga RW009, tetapi pada saat didatangi pelaku tidak ada di rumahnya.
“Pelakunya sih atas nama Medi, dia bukan warga RT 005, tapi masih satu RW 009. Semenjak kejadian itu, kami berbondong bondong ke rumah si pelaku, tapi pelaku tidak ada di rumah. Buat mengatakan yang sebenarnya kenapa tapi dia tidak ada di rumah,” tuturnya
Sebelumnya diceritakan, seorang ibu dan anak menjadi korban pelemparan bom molotov pada senin malam. Berdasarkan rekaman CCTV, terdapat terduga empat orang pelaku yang terlibat dalam pelemparan bom molotov tersebut.
"Dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
