Dasco Fasilitasi Pertemuan Menaker-TikTok Indonesia, Bantah PHK Massal Tokopedia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi Pers Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Menaker Yassierli dan TikTok Indonesia soal isu PHK Tokopedia di DPR, Jakarta, Senin (6/7). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Menaker Yassierli dan TikTok Indonesia soal isu PHK Tokopedia di DPR, Jakarta, Senin (6/7). Foto: Abid Raihan/kumparan

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memfasilitasi pertemuan antara Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dengan TikTok Indonesia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Senin (6/7). Mereka membahas isu 90 persen pegawai Tokopedia terkena PHK.

Sebab, saat ini, TikTok memegang mayoritas saham Gojek-Tokopedia.

“Kami dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu kemudian menerima masukan maupun hal-hal yang viral di media sosial, terutama menyangkut isu pemutusan hubungan kerja dari karyawan TikTok yang akhir-akhir ini mengemuka,” ucap Dasco usai pertemuan.

“Pada hari ini saya memfasilitasi pertemuan, kami mengundang perwakilan dari baik TikTok di China maupun TikTok di perwakilan TikTok di Indonesia yang mengakuisisi Tokopedia, dan tadi juga sudah sama-sama dengan Bapak Menteri Tenaga Kerja, kita melakukan dialog,” tambahnya.

President Director Tokopedia, Stephanie Susilo, turut membantah isu PHK massal tersebut.

Stephanie menjelaskan, saat ini perusahaanya memang tengah melakukan penataan ulang. Di tengah proses itu, ada sejumlah karyawan memilih resign dan mengambil paket kompensasi dari perusahaan itu.

“Tidak ada pemutusan hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group. Yang ada adalah penataan tenaga kerja yang sedang kami lakukan dan internal mobility di dalam TikTok atau Tokopedia Group,” ucapnya.

“Dalam program penataan ini memang ada yang sudah memilih untuk mengambil paket kompensasi dan memilih untuk bekerja di tempat lain, atau disalurkan di lingkungan grup bisnis TikTok-Tokopedia,” tambahnya.

Stephanie pun mengatakan TikTok & Tokopedia Group kini tengah membuka lowongan pekerjaan.

“Saat ini kami juga melakukan rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia. Demikianlah kami sampaikan untuk meluruskan berita-berita yang beredar di masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Yassierli mengapresiasi pertemuan yang difasilitasi Dasco itu.

“Kita juga apresiasi bagaimana penataan yang sering disebut dengan internal mobility di dalam TikTok Group itu juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk bisa tetap bekerja di lini perusahaan atau lini usaha dari TikTok Group,” ucap Yassierli.

“Karena kita tahu TikTok Group tentu memiliki beberapa lini usaha dan ini juga memberi kesempatan kepada pekerja untuk kemudian bisa bekerja di lini usaha yang lain,” tambahnya.