Finalis Cak Surabaya 2019 Ditangkap, Ada Barang Bukti Sabu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi di borgol. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi di borgol. Foto: Shutterstock

Finalis Cak Surabaya 2019 berinisial RA dikabarkan ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ia diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Adik Agus Putrawan, mengatakan bahwa pihaknya menangkap RA di rumahnya pada Kamis malam (15/10).

"Kita amankan. Kita amankan di rumahnya kalau enggak salah itu. Kamis (15/10) malam Jumat," ujar Adik saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10).

Dalam penangkapan tersebut, kata Adik, RA kedapatan memiliki sabu satu poket. Namun, ia belum menjelaskan detail berat sabu yang ditemukan.

"Satu poket, satu poket (sabu)," ucapnya.

Kini, duta wisata tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Nanti kalau BB-nya di atas SEMA ya kita tahan pasti saya tahan," katanya.

Sementara itu, Paguyuban Cak dan Ning Surabaya buka suara terkait penangkapan finalis Cak Surabaya 2019 tersebut.

Ketua Paguyuban Cak dan Ning Surabaya 2025-2028, Yazerlin Nadila Balqis, menyampaikan bahwa perkara yang menjerat RA tersebut merupakan persoalan individu dan tidak berkaitan dengan organisasi. Ia juga menyampaikan prihatin atas perkara itu.

"Perlu kami informasikan bahwa yang bersangkutan merupakan finalis Pemilihan Cak dan Ning Surabaya tahun 2019 yang saat ini tidak aktif dalam kegiatan organisasi," ujar Yazerlin.

Yazerlin mengatakan, Paguyuban Cak dan Ning Surabaya menghormati dan mendukung proses hukum yang tengah berjalan. Penanganan perkara ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwenang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Paguyuban Cak dan Ning Surabaya berkomitmen untuk terus menjalankan perannya sebagai wadah pengembangan generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Surabaya," kata dia.