Helikopter Militer Italia Jatuh di Bosnia, 4 Kru Tewas dan 11 Luka-luka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Helikopter Chinooks  buatan AS. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Helikopter Chinooks buatan AS. Foto: Shutterstock

Sebuah helikopter militer Italia yang tergabung dalam pasukan Uni Eropa (EUFOR) di Bosnia dan Herzegovina jatuh saat menjalankan misi rutin pada Kamis (29/10). Empat orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam insiden tersebut.

EUFOR menyatakan helikopter jenis Chinook CH-47 itu jatuh di wilayah Brcko, sekitar 180 kilometer di utara Sarajevo, ibu kota Bosnia dan Herzegovina.

“Akibat kecelakaan ini, sejumlah personel EUFOR secara tragis kehilangan nyawa, sementara yang lainnya mengalami luka serius,” demikian pernyataan EUFOR, dilansir AFP.

Juru bicara Rumah Sakit Brcko, Salih Ibrahimbegovic, mengatakan tiga orang dari total 15 orang yang berada di dalam helikopter tewas di lokasi kejadian. Satu korban lainnya meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

“Sebanyak 12 orang dibawa ke rumah sakit kami. Sayangnya, orang keempat meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit,” kata Ibrahimbegovic.

Foto-foto media memperlihatkan puing-puing helikopter tergeletak di hamparan tanah berumput di Gorica, dekat Brcko.

EUFOR menyatakan tengah melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah diverifikasi dan dinilai layak untuk dipublikasikan.

Dalam pernyataan sebelumnya, EUFOR memastikan tidak ada infrastruktur sipil, properti, atau kendaraan yang rusak akibat insiden tersebut. Tidak ada warga sipil yang dilaporkan terluka.

EUFOR telah menjalankan misi di Bosnia sejak 2004, menggantikan pasukan penjaga perdamaian NATO yang bertugas setelah perang Bosnia pada 1992–1995. Berdasarkan situs resminya, misi tersebut saat ini melibatkan beberapa ratus personel dari 24 negara Eropa.