Jurnalis-Cagub dari Peru Tewas Ditembak di Pasar, Pelaku Diduga Pembunuh Bayaran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jurnalis sekaligus calon gubernur asal Peru Susy Ysabel Aponte Polo de Tello sedang diwawancarai sesaat sebelum ia ditembak di Caraz, Peru, Sabtu (19/9/2026). Foto: VICTOR CASTILLO/ RIMA RIMA NOTICIAS/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Jurnalis sekaligus calon gubernur asal Peru Susy Ysabel Aponte Polo de Tello sedang diwawancarai sesaat sebelum ia ditembak di Caraz, Peru, Sabtu (19/9/2026). Foto: VICTOR CASTILLO/ RIMA RIMA NOTICIAS/via REUTERS

Jurnalis sekaligus kandidat gubernur regional Áncash dari gerakan Socios por Áncash, Susy Isabel Aponte Polo, tewas ditembak di sebuah pasar di Kota Caraz, Provinsi Huaylas, Peru, Sabtu (19/9).

Kabar ini disampaikan oleh Dewan Pemilihan Umum Nasional Peru (JNE), lewat akun X resminya.

"Dewan Pemilihan Umum Nasional (JNE) mengecam keras pembunuhan Susy Ysabel Aponte Polo, calon Pemerintah Daerah Áncash, dan menyampaikan duka cita yang mendalam serta rasa solidaritas kepada keluarga dan orang-orang tercintanya," kata JNE, Minggu (20/9).

JNE meminta agar kepolisian Peru bisa mengusut peristiwa ini, dan mengungkap para pelaku yang terlibat di dalamnya.

"JNE mengimbau pihak berwenang yang kompeten untuk melakukan penyelidikan dengan ketelitian dan kecepatan semaksimal mungkin, guna memperjelas keadaan di mana peristiwa itu terjadi serta menentukan tanggung jawab yang sesuai dengan hukum," kata mereka.

Terakhir, mereka menegaskan, kekerasan tak mendapat tempat dalam proses demokrasi di Peru.

"Seluruh organisasi politik dan kandidat dapat berpartisipasi dengan jaminan penuh serta penghormatan tanpa syarat terhadap negara hukum," ucapnya.

Sementara itu, kantor Ombudsman Peru juga memberikan informasi terkait penembakan tersebut.

Menurut informasi awal dari Sub-Prefektur Provinsi Huaylas, penembakan terjadi sekitar tengah hari ketika Aponte mengikuti iring-iringan kampanye bersama kandidat lain dan para pendukungnya.

"Serangan tersebut menyebabkan lima orang terluka. Dua di antaranya kemudian dibawa ke Kota Huaraz untuk mendapat perawatan," kata Ombudsman Peru, lewat akun X resminya, Sabtu (19/9).

Usai penembakan tersebut, seorang pria yang diduga sebagai penembak diamankan.

"Ombudsman meminta Kejaksaan Peru melakukan penyelidikan secara cepat dan menyeluruh untuk mengidentifikasi serta memproses seluruh pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut," kata Ombudsman.

Sudah Terima Ancaman Pembunuhan Sebelumnya

Ombudsman juga menyebut Aponte sebelumnya telah melaporkan adanya ancaman pembunuhan dan dugaan tindakan korupsi melalui platform jurnalistiknya.

"Hal tersebut menunjukkan seriusnya risiko yang dihadapi korban serta kurangnya langkah perlindungan negara yang efektif," kata Ombudsman Peru.

Diduga Pelaku Ditangkap, Pembunuh Bayaran

Dilansir dari kantor berita Peru, TVPeru, Kejaksaan Peru telah menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat.

"Pembunuh bayaran sudah ditangkap, seorang pemberi dana juga telah ditangkap, dan satu orang lainnya yang sebelumnya mengangkut pembunuh bayaran tersebut," kata Jaksa Agung Tomas Galves.