Kasino di 'Gudang SB' Sukoharjo: Malam Hari Ramai Aktivitas, Bikin Warga Curiga

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo buka suara terkait awal mula kecurigaan warga terkait aktivitas gudang pabrik 'Gedung SB' yang ada di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Pada Jumat (28/8) gedung itu digrebek Bareskrim dan ternyata merupakan markas kasino.
Ia menyebut aktivitas pabrik ramai pada malam hari, dan pada siang tampak sepi membuat warga curiga.
“Waktu itu aktivitasnya tiap malam ada keluar masuk itu saja. Padahal kalau pertokoan atau gudangan pabrik (bongkar muat) dilakukan di siang hari. Ini kebanyakan di malam hari,” ujar Anggaito, Minggu (30/8).
Ditanya kapan olah TKP dilakukan, ia mengaku tidak mengetahuinya. Namun demikian, untuk barang bukti semua diamankan di Mapolres Sukoharjo.
“Barang bukti semua ada di Polres Sukoharjo. Dan ada beberapa barang bukti dibawa Bareskrim Polri,” kata dia.
Dia mengatakan dari 71 orang diamankan Bareskrim Polri ini tidak semuanya tercatat sebagai warga Sukoharjo.
“Ada 71 orang diamankan. Dan 30 orang menjadi tersangka. Tidak semua warga Sukoharjo,” katanya.
Dia mengatakan sebelum Bareskrim Polri melakukan penggerebekan dari tim gabungan Polres Sukoharjo, Kodim Sukoharjo, Satpol PP pernah mendatangi lokasi gudang tersebut atas dasar laporan warga pada dua bulan lalu. Namun, tidak mendapati adanya aktivitas mencurigakan.
“Sekitar dua bulan lalu kami datangi lokasi bersama tim gabungan. Waktu itu tidak ada kegiatan (kasino). Kemudian kemarin ada kegiatan lagi. Jadi kami perkirakan itu (kasino) sudah beroperasi sekitar 4-5 bulanan,” kata dia.
Ia menambahkan pada saat penggerebekan Bareskrim Polri aktivitas kejahatan itu ada di belakang gudang. Atas kejadian ini, pihaknya akan lebih teliti lagi melakukan pengecekan.
“Ada Satpol PP, Kodim cek aduan gudang itu. Ternyata kita diperlihatkan penjaganya waktu itu tidak ada aktivitas apa-apa di dalam. Ternyata adanya di belakang gudang. Itu kekurangan dari kami untuk lebih teliti lagi lakukan pengecekan,” pungkasnya.
