Kebakaran Hanguskan 12 Rumah di Aspol, 12 Keluarga Polisi Mengungsi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran melanda Asrama Polisi (Aspol) di Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/9/2026). Foto: Intan Alliva/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran melanda Asrama Polisi (Aspol) di Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/9/2026). Foto: Intan Alliva/kumparan

Kebakaran menghanguskan 12 rumah di asrama polisi di Polsek Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/9). Tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan, kebakaran itu terjadi di satu rukun tetangga yang terdiri dari 15 rumah. Mereka yang tinggal di situ merupakan anggota polri dan keluarganya.

"Dari peristiwa kebakaran tersebut terdapat kurang lebih 15 rumah dalam satu RT. Kemudian terdapat 12 KK yang terdampak atau terkena kebakaran," ujar Heri di lokasi, Sabtu (5/9).

Ia menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, ada 12 kepala keluarga yang harus mengungsi ke tempat lain.

"Untuk korban sementara belum ada. Dari 12 KK ini semuanya adalah korban kebakaran, tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka," jelas dia.

Ia memastikan api tidak menyebar ke bangunan lain baik Mapolsek Semarang Utara atau Satpas 1421 Sat Lantas Polrestabes Semarang yang berada di sebelah kanan dan kiri asrama.

"Engga sampai situ karena kesigapan anggota dan masyarakat di situ untuk mengamankan termasuk rumah di depan dan belakangnya," tegas Heri.

Api bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. Mengenai penyebab kebakaran, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Ini baru kemungkinan. Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa, kita masih dalam penyelidikan," ungkap dia.

Ia juga menyebut kompleks aspol itu dihuni oleh sekitar 70 KK. Untuk sementara para korban terdampak akan tinggal di aula dan kerabat mereka

"Kemudian Bhayangkari juga menyiapkan bantuan berupa dapur lapangan untuk disiapkan juga makanan untuk mereka," kata Heri.