Kebakaran Lahan di Pabuaran Sukabumi Sempat Ancam Permukiman Warga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran lahan di Pabuaran, Sukabumi, Selasa (26/8/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran lahan di Pabuaran, Sukabumi, Selasa (26/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kebakaran melanda lahan di Kampung Pasirbitung RT 005/002, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (25/8) malam.

Kepala Desa Pabuaran, Dede Hidayat, mengetahui kebakaran itu sekitar pukul 18.00 WIB, setelah menerima laporan dari warga. Lokasi kebakaran berada di kawasan pegunungan Datarhuni yang ditumbuhi bambu serta berbagai tanaman kayu.

"Info yang masuk sekitar jam 18.00. Yang terbakar lahan warga khususnya di area pegunungan," kata Dede.

Ia menyebut lokasi kebakaran berjarak sekitar 300 meter dari permukiman terdekat. Kondisi tersebut membuat warga di sekitar titik api sempat diarahkan menjauh sebagai langkah antisipasi jika kobaran api merambat ke permukiman.

Kebakaran lahan di Pabuaran, Sukabumi, Selasa (26/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

"Sementara warga yang dekat dengan titik api diarahkan untuk bergeser ke pemukiman warga yang jauh dari titik api," ujarnya.

Dede mengatakan luas lahan yang terbakar masih dihitung. Namun, berdasarkan perkiraan warga yang sehari-hari beraktivitas di kawasan tersebut, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare.

Mengenai penyebab kebakaran, Dede menyatakan hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Perkembangan hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan kobaran api mulai berkurang dibandingkan beberapa jam sebelumnya. Meski demikian, warga dan petugas tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali api.

"Saat ini alhamdulillah api mulai mengecil signifikan. Walau demikian kami terus waspada," ujar Dede.

Penanganan kebakaran melibatkan petugas pemadam kebakaran, kepolisian, TNI, BPBD melalui P2BK, Forkopimcam, serta Pemerintah Desa Pabuaran.