Kecelakaan Bus di Labuhanbatu Selatan: 22 Orang Luka-luka, Sopir Kabur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kecelakaan tunggal bus Bintang Utara di Labuhanbatu Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Polres Labusel
zoom-in-whitePerbesar
Kecelakaan tunggal bus Bintang Utara di Labuhanbatu Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Polres Labusel

Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah bus Bintang Utara di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (6/10) sekitar pukul 03.30 WIB. Akibat kecelakaan tersebut sebanyak 22 penumpang luka-luka.

PS Kanit Gakkum Satlantas Polres Labusel, Aipda Dior V Tambunan mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan bermula saat pengemudi Bus Bintang Utara berpelat BK 7089 UD datang dari arah Medan menuju Bagan Batu.

Kemudian, saat tiba di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi bus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi pada saat jalan tikungan ke arah kanan. Sehingga, pengemudi tersebut tidak dapat menjaga keseimbangan dan akhirnya terbalik.

"Sehingga pengemudi yang tidak diketahui indetitasnya tersebut tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Sehingga ban depan sebelah kiri turun dari bahu jalan ke beram jalannya sekitar 35 cm. Lalu pengemudi tersebut banting setir ke kanan. Namun, pada ban belakang sebelah kiri turun ke beram jalan. Sehingga mengakibatkan bus tersebut terguling ke beram kiri jalan, lalu menabrak tiang listrik," kata Dior dalam keterangannya, Selasa (6/10).

Akibat peristiwa kecelakaan tersebut sebanyak 5 orang mengalami luka berat dan 17 orang mengalami luka ringan. Sehingga total keseluruhan penumpang luka-luka sebanyak 22 orang. Namun, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

"Luka berat lima orang, 17 orang luka ringan. Meninggal dunia nihil," ucap Dior.

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kotapinang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Dari peristiwa kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar Rp30 juta.

Sementara itu, pengemudi sopir tersebut melarikan diri setelah kecelakaan terjadi.

"Pengemudi meninggalkan TKP setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkas Dior.