Kemhan Dapat Anggaran Rp 189 T, Sjafrie: Bakal Digunakan Semaksimal Mungkin

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto bersama Menhan Sjafrie Sjamsoeddin usai rapat kerja tertutup di DPR pada Senin (31/8/2026). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto bersama Menhan Sjafrie Sjamsoeddin usai rapat kerja tertutup di DPR pada Senin (31/8/2026). Foto: Abid Raihan/kumparan

Komisi I DPR menggelar rapat kerja membahas pagu anggaran 2027 untuk Kementerian Pertahanan (Kemhan). Rapat digelar tertutup di Gedung DPR, Senin (31/8).

Rapat dihadiri oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, hingga para kepala staf.

Usai rapat, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto menjelaskan, Kementerian Pertahanan mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 189 triliun pada tahun 2027.

​“Intinya APBN untuk 2027 Kemhan anggarannya Rp 189 triliun. Jadi ada tambahan sekitar Rp 60 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp 139 triliun. Itu pengantarnya,” ujar Utut.

Sementara, Menhan Sjafrie mengatakan, anggaran yang didapatkan akan digunakan semaksimal mungkin. Termasuk untuk penanganan bencana.

“Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi I, anggaran yang diberikan kepada Kementerian Pertahanan dan TNI, ini akan kita gunakan semaksimal mungkin,” ucap Sjafrie.

“Kita tahu bahwa tugas-tugas dinamis yang kita hadapi cukup banyak, tapi kita juga siap untuk menjalankan tugas ini, dan tentunya kami mempunyai keyakinan bahwa negara akan memenuhi kebutuhan anggaran dalam rangka menjalankan tugas-tugas sistem pertahanan negara, yang juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan situasi nasional seperti bencana yang sedang kita alami bersama,” tambahnya.

Nantinya, Sjafrie menyebut, anggaran itu juga akan diteruskan kepada sektor-sektor yang menangani bencana.

​“Saya juga menyampaikan kepada Komisi I untuk bisa kita teruskan kepada masing-masing sektor atau pihak yang mempunyai kaitan dengan bencana kebakaran hutan. Khususnya kita mengajak kerja sama dan gotong royong kepada semua pengusaha hutan yang ada di wilayah nasional untuk ikut serta bergotong royong dalam rangka memitigasi kebakaran hutan yang sedang berkembang ini,” tambah Sjafrie.

Lebih lanjut, Sjafrie mengatakan anggaran itu akan dialokasikan ke Mabes TNI, TNI AD, AL, hingga AU.

​“Itu yang ingin saya sampaikan, dan tadi kita sudah mendapatkan kesimpulan bahwa alokasi anggaran yang diberikan kepada anggaran pertahanan ini sudah dibagi sampai kepada unit organisasi mulai dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan Markas Besar TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara,” tandasnya.