Kesaksian Ketua RW soal Wanita Terkapar di Sempur: Korban Jumpa Pria dari Medsos

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Edwin (58), Ketua RW 01 Sempur, Kota Bogor saat ditemui di kediamannya pada Sabtu (13/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Edwin (58), Ketua RW 01 Sempur, Kota Bogor saat ditemui di kediamannya pada Sabtu (13/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Seorang wanita berinisial S (41) yang terkapar di Taman Kaulinan, Lapangan Sempur, Kota Bogor pada Kamis (11/6) malam, dievakuasi oleh sejumlah warga sekitar. Salah satu yang terlibat adalah Edwin (56) selaku Ketua RW 01 Sempur.

Edwin mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah diberitahu oleh warganya bernama Ferdi yang terlebih dahulu bersama korban. Seketika Edwin pun ke lokasi dan terlihat sejumlah warga telah bersama dengan korban.

“Ada berapa orang juga di situ, tapi dia (Ferdi) lapor ke saya,” kata Edwin saat ditemui di kediamannya, Sabtu (13/6).

Kata Edwin, kondisi korban sudah linglung. Di tengah kondisi itu, korban pun sempat menyampaikan bahwa dirinya bertemu pria yang dikenalinya melalui sosial media.

“Dia tuh sempet sadar dulu, terus baru linglung. ‘Saya tahu dia kenal di medsos sudah lama banget’ di situ,” ujar Edwin.

Berdasarkan kesaksian korban, Edwin pun menjelaskan bahwa korban bertolak dari kediamannya di Megamendung, Kabupaten Bogor bersama temannya. Ia datang ke lokasi untuk menemui seorang pria dan kemudian diberikan minum.

“Jadi gini kronologisnya, itu orang janjian sama pelaku di Lapangan Sempur. Dari Megamendung ke Sempur berdua sama temennya. Nah (ketika) sudah ketemu (pelaku), temennya mah entah ke mana kali ya,” ungkap Edwin.

“Dia akhirnya berdua sama pelaku, ngobrol di saung (Taman Kaulinan) sama pelaku. Nah dibeliin minum, sudah dicampur (obat) itu,” imbuhnya.

Setelah memberi kesaksian tersebut kepada warga, korban pun tak sadarkan diri. Namun kemudian korban pun dikenali oleh tetangganya yang kebetulan sedang berolahraga di Lapangan Sempur pada waktu kejadian.

“Kan kalau malam tuh rame yang jogging, rame banget. Nah akhirnya dia jatuh di situ, ada ngenalin temen sekampungnya,” ungkap Edwin.

Wanita korban diduga dibius ditemukan di Lapangan Sempur, Bogor. Foto: Dok. Istimewa

Edwin mengatakan tetangga korban itupun akhirnya berkomunikasi dengan anak korban. Setelah itupun, akhirnya identitas korban diketahui.

“Nyambung tuh antara anaknya dan yang orang sekampungnya itu yang jogging. Akhirnya komunikasi, ‘Oh itu Ibu saya’ dia bilang,” tutur Edwin.

Sementara itu, minuman yang diteguk korban kondisinya sudah habis. Minuman tersebut berada dalam gelas cup plastik. Berbeda dengan keterangan polisi, yang menyebut bahwa minuman yang diminum dalam sebuah botol.

“Udah abis (minumannya). Soalnya minumannya cup-nya kan pake cup tipis, cup minuman-minuman 5 ribuan lah yang sachet-an kali ya,” jelas Edwin.

Edwin membenarkan minuman tersebut berperisa jeruk. Kata Edwin, minuman tersebut dibeli pelaku di sekitar TKP.

“Minumannya tuh emang beli sama pedagang di sini, dia yang beli itu. Air jeruk gitu,” ujarnya.

Lalu saat korban tak sadarkan diri, ia sempat dievakuasi di pos park ranger. Pada saat yang bersamaan, polisi dan pihak dinas sosial (dinsos) pun datang ke lokasi.

“Dari Polsek dateng yang patroli, terus dari Dinsos,” ucap Edwin.

Setelah itu, korban pun dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah itu, korban dijemput pihak keluarga dan kembali dirujuk ke RSUD Ciawi.

Adapun dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan telepon genggam, dompet, dan uang tunai sekitar Rp 200 ribu. Pelakunya masih belum diketahui.