Megawati Terima Dubes Maroko, Bahas Hubungan Baik yang Terjalin Selama 66 Tahun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terima kunjungan Dubes Maroko untuk RI Redouane Houssaini di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Foto: PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terima kunjungan Dubes Maroko untuk RI Redouane Houssaini di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Foto: PDIP

Indonesia dan Maroko memiliki hubungan sangat baik dan panjang yang dibangun sejak kunjungan Presiden Soekarno ke Rabat, Maroko pada tanggal 2 Mei 1960. Dalam kunjungan bersejarah ini, Soekarno disambut langsung oleh Raja Mohammed V di Rabat.

Saat itu, untuk mengenang kunjungan tersebut serta dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan bangsa-bangsa Afrika, Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 1955, Raja Maroko mengabadikan nama Soekarno sebagai salah satu nama jalan utama di ibu kota Rabat yang dikenal sebagai Rue Soukarno.

Hal ini disampaikan Duta Besar Maroko untuk Indonesia Redouane Houssaini saat berdialog dengan Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Prof.Dr.(HC) Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7).

"Lokasi jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen. Jadi jalan ini sangat terkenal. Ini sebagai sebuah tanda cinta dari Maroko," jelas Dubes Houssaini.

"Terima kasih banyak," balas Megawati sambil tersenyum.

Presiden ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terima kunjungan Dubes Maroko untuk RI Redouane Houssaini di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Foto: PDIP

Dubes juga menyampaikan undangan kepada Megawati untuk dapat berkunjung ke negara yang akrab disebut ‘Magribi’ (barat/tempat matahari tenggelam).

"Saya berkeinginan dan berharap agar Ibu Megawati dapat berkunjung ke Maroko. Kami akan menyiapkan program yang sesuai untuk Ibu Megawati," ujar Dubes Houssaini.

Dubes Maroko mengatakan ada banyak kesamaan antara kedua negara dan telah lama terjalin kerja sama bilateral dalam berbagai bidang seperti perdagangan, ekonomi, budaya dan pendidikan.

Megawati pun mengatakan sepengetahuannya di bidang pendidikan banyak pelajar Indonesia menempuh pendidikan di Maroko dalam bidang studi Islam dan Arab.

Dubes juga menyampaikan Maroko memiliki salah satu universitas tertua di dunia yang dibangun pada abad ke-9 yang dibangun oleh seorang hartawan bernama Fatima al-Fihri.

"Ada beberapa mahasiswa Indonesia yang belajar disana, terutama di bidang studi Islam dan Arab," jelasnya.

Megawati bahkan menyebut Maroko adalah salah satu negara Timur Tengah yang relatif terbuka.

"Maroko sebagai sebuah negara muslim relatif lebih terbuka dibandingkan negara-negara Islam di Timur Tengah dan Afrika," kata Megawati.

Ditambahkannya, setiap tahun Maroko memberikan puluhan beasiswa kepada warga Indonesia untuk belajar di Maroko.

Megawati menyampaikan keinginannya agar negara-negara di Asia dan Afrika dapat berkumpul kembali dan bisa berperan sebagai kekuatan dunia ketiga.

Presiden ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terima kunjungan Dubes Maroko untuk RI Redouane Houssaini di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Foto: PDIP

"Jika pada awal berdirinya hanya diikuti oleh 26 negara, saat ini pastinya dapat diikuti oleh lebih dari 100 negara dari Asia dan Afrika," harap Megawati.

Masih dalam suasana Piala Dunia, Dubes Maroko juga menjelaskan bahwa Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia di tahun 2030 mendatang. Kedua tokoh juga berbincang mengenai green energy, dampak global warming, food security dan topik hangat yang lain.

Di akhir kunjungannya, Dubes Maroko pun menyerahkan sebuah bingkai yang memuat foto kunjungan Soekarno ke Maroko.

Megawati tampak terharu atas pemberian itu dan mengucapkan apresiasinya kepada Dubes Maroko.

Dalam pertemuan dengan Dubes Maroko, Megawati didampingi Ketua DPP Ahmad Basarah dan Yasonna Laoly serta serta Direktur Luar Negeri PDIP, Hanjaya Setiawan.