Menteri PU Pastikan Tidak Ada Daerah yang Masih Terisolir Pasca Bencana di Aceh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Doorstop Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Doorstop Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Menteri PU Dody Hanggodo memastikan sudah tidak ada lagi daerah di Aceh yang terisolir pasca bencana banjir dan tanah longsor. Pembangunan infrastruktur pun terus dikebut.

Hal tersebut dikatakan Dody di sela Wisuda Ke 5 Politeknik Pekerjaan Umum Semarang. Dody mengatakan, pihaknya bahkan memprioritaskan pembangunan daerah terpencil terlebih dahulu.

"Sudah enggak ada yang terisolir ya. Biasanya kita justru mengutamakan daerah-daerah terisolir kita bisa buka duluan," ujar Dody, Sabtu (19/8).

Dody menjelaskan, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan terus dikebut di Aceh agar mobilitas masyarakat bisa terus berjalan.

"Akses selalu kita jaga dalam hal ini jalan, jembatan nasional kita selalu jaga. Jadi kalau ada jalan jembatan yang memang memerlukan penanganan cepat biasanya kita ke kita bangun di situ," jelas dia.

Bahkan Dody baru saja meninjau pembangunan proyek di Aceh pada Jumat (18/9) kemarin. Ia menyebut, akan ada jembatan di Krueng Teukuh yang akan dioperasionalkan dalam waktu dekat.

"Kalau kalau jembatan kayaknya sudah lumayan banyak tapi yang terbaru adalah jembatan permanen di Krueng Teukuh yang besok akan dioperasionalkan secara resmi. Jembatan yang lebih permanen," sebut dia.

Meski begitu, ia mengaku pembangunan infrastruktur juga terkendala cuaca buruk yang belakangan terjadi di Aceh. Curah hujan yang tinggi terkadang membahayakan para pekerja.

"Tapi kan bagaimanapun harus kita akui hujan deras masih masih terjadi di Aceh hampir tiap hari. Sehingga walaupun sudah kita bangun tapi tetap longsoran masih terjadi di sana sini, terus banjir susulan karena memang hujannya sangat lebat," imbuh Dody.

Dalam kesempatan ini, Dody juga meminta para mahasiswa dan wisudawan untuk terus memperbarui keilmuannya. Sebab menurutnya pembangunan infrastruktur di Indonesia akan lebih menantang ke depannya.

"Apalagi Indonesia ini masuk ke dalam ring of fire sehingga kualitas bangunan, kualitas infrastruktur yang kita bangun resiliensinya itu mesti ada, ketahanan terhadap gempa, terhadap api dan seterusnya. Ini tantangan besar bagi adik-adik karena bagaimanapun ke depan nanti akan menjadi tulang punggung PU," kata Dody.