Pramono Bakal Cek Akses Halte Kota Bambu, Jakbar, yang Dikeluhkan Warga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam agenda peresmian Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam agenda peresmian Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons keluhan warga terkait aksesibilitas Halte Kota Bambu, Jakarta Barat. Warga merasa kesulitan mengakses halte tersebut.

Padahal, halte tersebut menjadi salah satu akses transportasi umum menuju tiga rumah sakit besar, yakni Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Kanker Dharmais.

Merespons hal tersebut, Pramono langsung akan mengecek situasi dari halte tersebut.

"Tapi saya akan segera cek. Kalau memang belum memenuhi standar untuk disabilitas dan sebagainya, dan memudahkan untuk aktivitas bagi orang untuk berobat ke rumah sakit dan sebagainya, nanti akan kami lakukan perbaikan,” ujar Pramono usai meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10).

Keluhan mengenai akses halte itu disampaikan warganet melalui TikTok. Pada konten tersebut, nampak kondisi halte yang tak memiliki jalur sendiri untuk penyandang disabilitas.

Mereka meminta akses menuju halte dipermudah karena dinilai menyulitkan masyarakat, terutama warga lanjut usia dan penyandang disabilitas, yang hendak menuju fasilitas kesehatan.