Pria di Surabaya Kena Tembakan Senapan yang Tiba-Tiba Meletus Saat Diservis
·waktu baca 2 menit

Nasib nahas dialami oleh AM (45), pria warga Jalan Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya. Ia terkena tembakan senapan angin yang tiba-tiba meletus di kawasan Gembong Tebasan, Kecamatan Genteng, Surabaya, Rabu (10/6) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, mengatakan peristiwa ini bermula ketika pria berinisial T (44) warga Kwanyar, Bangkalan, Madura, diminta bantuan temannya untuk membawa senapan angin laras panjang yang rusak dari Mojokerto ke tempat servis di Surabaya.
"Pemilik senapan sudah mengingatkan bahwa di dalam senapan masih ada satu peluru yang belum meletus karena pemicunya macet," kata Vian saat dikonfirmasi, Jumat (12/6).
T lalu membawa senapan itu dengan cara diikat di samping sepeda motor dan dibawa ke tukang servis.
Sesampainya di Jalan Gembong Tebasan, T bertemu dengan tukang servis senapan tersebut. Ketika itu, posisi senapan masih terikat di samping motor dengan ujung laras mengarah ke depan.
"Terlapor kemudian menjelaskan kerusakan senapan kepada tukang servis," ucapnya.
Saat menjelaskan kondisi kerusakan senapan, T mencoba mempraktikkan cara kerja senapan dengan menarik pelatuk menggunakan jarinya.
Pelatuk yang sebelumnya disebut macet, tiba-tiba bisa ditarik dan peluru yang masih berada di dalam senapan langsung keluar.
"Ternyata pelatuknya bisa ditarik sampai peluru keluar dan mengenai orang lain," katanya.
Saat kejadian, korban sedang duduk sekitar lima meter dari lokasi pelaku berdiri. Peluru senapan angin itu mengenai bagian hidung korban hingga mengalami luka.
Kini, polisi masih menyelidiki lebih lanjut serta memeriksa T terkait insiden tersebut.
