Sekolah Direnovasi, Anak-anak TK Negeri Sunter Pindah Belajar ke Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Jurnalis Multifungsi Kumparan
Tulisan dari Andreas Ricky Febrian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kamis (9/11), kumparan (kumparan.com) mencoba melakukan pantauan ke beberapa sekolah yang sedang direnovasi oleh Suku Dinas pemerintah Kota Jakarta Utara. Beberapa sekolah bahkan melakukan renovasi berat dan total, yakni mengganti semua atap bahkan kusen pintu sekolah mereka.
Hal tersebut ternyata tidak menghalangi TK Negeri Sunter dan SDN 01 Kebon Bawang untuk tetap menuntaskan kewajibannya melakukan kegiatan belajar mengajar.
"Kurikulum tetap berlangsung, hanya saja kami kurangi jam belajarnya" ujar Ibu Nur Indrawati, guru kelas 6 SD dari SD Negeri 01 Kebon Bawang.
Nur yang harus memberikan pelajaran kepada anak didiknya dengan menumpang ke SD Kartika Arhanudse, Jakarta Utara, bercerita bahwa ia harus mengakali pendeknya jam belajar mengajar dengan memberi porsi tugas tambahan bagi siswanya di rumah.
Selama relokasi ini, SDN 01 Kebon Bawang harus menunggu SD Kartika merampungkan kegiatan belajar mengajarnya. Baru di pukul 12.30 WIB mereka bisa menggunakan ruang kelas SD Kartika sampai pukul 15.15 WIB.
Untuk itu siswa juga lebih banyak dihabiskan di rumah masing-masing. "Agar koordinasi tetap terjaga, kami membuat grup chatting yang berisi nomor Wali Murid. Jadi belajar di rumah berada di pengawasan mereka," lanjut Nur.
Yang menarik adalah, relokasi ini justru tidak mengurangi semangat belajar siswa. Bahkan angka bolos dan Alpha dalam absensi cenderung berkurang daripada saat mereka belajar di sekolah mereka biasanya.
"Biasanya saudara nikahan aja mereka bolos" imbuh Nur.
Sedangkan hal berbeda kumparan temui di TK Negeri Sunter Agung, sama-sama sedang direnovasi suku dinas Jakarta Pusat, pihak sekolah manfaatkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Sunter Agung.
"Usia TK kan usia bermain, jadi kami pilih RPTRA yang banyak mainannya" ujar Eny Susilaningsih, kepala dari TK Negeri Sunter Agung.
Ketika didatangi, mereka tengah merampungkan kegiatan belajar mengajarnya hari itu. Pendopo RPTRA Sunter yang asri membuat suasana belajar mengajar menjadi nyaman bagi anak-anak. Meskipun dalam satu minggu awal mereka masih harus beradaptasi dengan lingkungan baru nya.
"Mereka terbiasa duduk di meja bangku yang sudah tertata, kini kami tanamkan agar mereka mau menata diri sendiri" tegas Enny.
Kendalanya, Enny harus bongkar pasang ruang belajar nya karena RPTRA tersebut juga milik publik. Pengajaran dimulai pukul 07.30 WIB dan harus diakhiri pukul 09.30 WIB. Berbeda dengan biasanya, mereka memulai kegiatan dari jam 07.30 sampai 10.30.
"Capek juga sih mas jam 7 kami harus menata, dan jam 10 maksimal pendopo RPTRA ini harus clear Area" tutup Enny.
