Usai Upacara di Istana, Menhan Sjafrie Antar Langsung Bantuan Korban Gempa NTT

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin antar 20 ton bantuan ke NTT, usai upacara kemerdekaan di Istana Negara, Senin (17/8). Foto: Dok. Kemhan
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin antar 20 ton bantuan ke NTT, usai upacara kemerdekaan di Istana Negara, Senin (17/8). Foto: Dok. Kemhan

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bergegas menuju NTT, usai menghadiri upacara detik-detik Kemerdekaan di Istana Negara, Senin (17/8). Ia berkunjung dengan pesawat A400M, yang turut menjadi bagian atraksi udara usai upacara, untuk mengantar 20 ton bantuan bagi korban gempa 7,7 Magnitudo di pulau Flores, NTT.

"Kunjungan tersebut dilaksanakan langsung setelah Menhan mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT 81 RI di Istana Merdeka, Jakarta. Dari Jakarta, Menhan bertolak menggunakan pesawat A400M TNI AU menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, disertai sekitar 20 ton bantuan kemanusiaan," kata Kepala Biro Info Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait, lewat keterangannya, Selasa (18/8).

Anggota tentara mengantarkan bantuan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Kemhan RI

Barang-barang yang dikirim adalah set tenda, 484 velbed, 15 set Starlink, 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, 10 set solar cell, 35 kelambu lapangan, 101 matras, 1.480 selimut, dua unit alat reverse osmosis (RO), serta 18 koli obat-obatan. Lalu ada pula bantuan berupa mi instan, bubur bayi, popok bayi, dan pembalut.

"Total muatan bersama palet mencapai sekitar 20,9 ton. Sejumlah bantuan Kemhan juga telah diberangkatkan sebelumnya menuju Maumere dan Labuan Bajo, berupa makanan siap saji, tenda peleton, selimut, penjernih air, alat komunikasi HT, dan senter," kata Rico.

Tiba di NTT, Sjafrie meninjau Nagekeo, yang dekat dengan episentrum gempa. Selain memberi bantuan untuk warga, Sjafrie juga mengecek dan memastikan dukungan untuk TNI, agar cepat dan tepat sasaran.

Anggota tentara mengantarkan bantuan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Kemhan RI

Dalam kunjungan itu ia juga hadir ke Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo, jajaran Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana. Menhan menerima paparan Danyonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Bony Prima mengenai kondisi wilayah dan dukungan satuan dalam penanganan dampak bencana.

Kehadiran Menhan, juga jadi upaya pemerintah untuk menghadirkan respons yang cepat pada situasi darurat, serta optimalisasi kinerja TNI, BNPB, Basarnas, Pemda, dan Polri.

Anggota tentara mengantarkan bantuan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Kemhan RI

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal Saleh Mustafa, Kabaloghan Kemhan Mars Marsekal Madya Yusuf Jauhari, Kabacadnas Kemhan Letnan Jenderal Gabriel Lema, serta Pangdam IX/Udayana Mayjen Piek Budyianto.