Wanita Kazakhstan Tertangkap Bawa 1 Kg Hashish ke Bali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
WN Kazakhstan tertangkap membawa hashish sebanyak 1 kilogram melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Foto: Dok. BNNP Bali
zoom-in-whitePerbesar
WN Kazakhstan tertangkap membawa hashish sebanyak 1 kilogram melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Foto: Dok. BNNP Bali

Seorang perempuan berkewarganegaraan Kazakhstan berinisial VM (25) tertangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali karena kedapatan membawa narkotika jenis hashish seberat 1079 gram bruto. Penangkapan tersebut terjadi pada Selasa (4/8) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Putu Putera Sadana, mengungkap hashish tersebut tersimpan dengan bentuk gel di dalam kemasan plastik jar berwarna hitam yang disamarkan pelaku dalam koper berisi pakaian dan aksesoris wanita. Dia tertangkap setelah tiba dari Bangkok, Thailand.

Berdasarkan pengakuan pelaku dan hasil pemeriksaan alat komunikasi, diketahui bahwa pelaku dikendalikan oleh seorang wanita dari Kazakhstan yang menyuruh pelaku untuk pergi ke Bali dan menyerahkan koper tersebut kepada seseorang yang belum diketahui identitasnya.

“Kami langsung melakukan pengembangan melalui komunikasi VM dengan pengendali dari Kazakshtan,” terang Putera dalam keterangannya pada Rabu (12/8).

Selain melakukan kontrol komunikasi, Tim Pemberantasan BNN Provinsi Bali juga melakukan profiling terhadap pengendali dari Kazakhstan yang menurut VM masih tinggal di Bali. Namun, dari data perlintasan, diketahui bahwa pengendali tersebut sudah keluar dari Indonesia pada tahun 2020.

“Hashish merupakan narkotika golongan I yang saat ini peredarannya cukup marak di kalangan WNA di Bali,” tambahnya.

Saat ini, VM dan barang bukti narkotika yang ditemukan dibawa ke Kantor BNN Provinsi Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut.