Terkait Reklamasi, Nelayan Angke Harap Hakim Gunakan Hati Nurani

Tulisan dari Andreas Ricky tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nelayan Angke Harap Hakim Gunakan Hati Nurani Terkait Reklamasi
150 orang yang mengaku berasal dari AKAR (Aliansi Korban Reklamasi) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Selasa (7/11).
Di tengah gerimis, satu persatu perwakilan korban menyampaikan keluhanya.
"Kami yakin intervensi telah dilakukan, reklamasi telah dipolitisir. Hakim jangan kalah dengan uang, kami nelayan harap hakim gunakan hati nurani" ujar Diding Setiawan,salah satu perwakilan nelayan dari Muara Angke.
Diding telah mengajukan gugatan tentang penolakan reklamasi ke dua tempat.
Pertama, ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatannya berangkat dari pengalamanya sendiri sebagai seorang nelayan.
Para nelayan ini merasa, saat reklamasi dilakukan, mengalami penurunan drastis dalam segi pendapatan dibanding sebelum reklamasi.
"Bagaimana mungkin, Indonesia sebagai negeri bahari tapi nelayan enggak sejahtera? Maka kami harap hakim melihat ini, jika ada intervensi kami turunkan lebih banyak nelayan lagi" seru Diding dalam orasi yang masih berjalan sampai saat ini.
