S&P Global Score 2024: Peta Jalan Keberlanjutan (ESG Seri 8)

ESG Practitioner - IR & PR Specialist - Content Development and Research Analyst - Driving Strategic Communication at Indonesia Company
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Andryanto EN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Belajar dari Perusahaan Kelas Dunia

Pada awal tahun 2025, dunia bisnis kembali dihadapkan pada momen penentu ketika S&P Global mengumumkan hasil Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2024. Penilaian tahunan yang telah berlangsung selama 25 tahun ini kembali menjadi sorotan utama, khususnya setelah melibatkan lebih dari 7.690 perusahaan dari 62 sektor industri di seluruh dunia.
The Sustainability Yearbook 2025 yang diluncurkan pada 11 Februari 2025 menghadirkan narasi baru tentang bagaimana perusahaan-perusahaan global menghadapi tantangan keberlanjutan. Dari ribuan perusahaan yang dinilai, hanya 780 perusahaan terpilih yang berhasil masuk ke dalam daftar bergengsi ini, menandakan standar yang semakin ketat dalam penilaian ESG (Environmental, Social, and Governance).
Metodologi yang Semakin Komprehensif
S&P Global CSA menggunakan metodologi yang telah disempurnakan dengan menganalisis hingga 1.000 titik data transparan untuk setiap perusahaan. Penilaian ini mencakup tiga dimensi utama: lingkungan, sosial, dan tata kelola, dengan bobot yang disesuaikan untuk setiap industri.
Yang membedakan penilaian 2024 adalah pengintegrasian pendekatan "double materiality" yang menganggap isu keberlanjutan material jika memberikan dampak signifikan pada masyarakat atau lingkungan, serta pada pendorong nilai perusahaan. Skor diberikan dalam skala 0-100, dengan 100 mewakili skor maksimum.
Manfaat Strategis bagi Perusahaan Global
Akses ke Modal dan Investasi
Skor ESG yang tinggi telah menjadi pintu gerbang akses ke modal global. Investor institusional yang mengelola aset senilai $35 triliun kini menggunakan skor S&P Global sebagai acuan utama dalam pengambilan keputusan investasi. Perusahaan dengan skor ESG tinggi terbukti memiliki volatilitas yang lebih rendah dan stabilitas harga saham yang lebih baik selama periode krisis.
Daya Saing Operasional
Implementasi praktik ESG telah terbukti memberikan dampak positif pada Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan pertumbuhan aset. Perusahaan dengan skor ESG superior menunjukkan efisiensi operasional yang lebih tinggi dan manajemen risiko yang lebih baik.
Positioning Global dan Reputasi
Inclusion dalam S&P Global Sustainability Yearbook memberikan pengakuan internasional yang dapat meningkatkan reputasi perusahaan di pasar global. Hal ini menjadi diferensiator penting dalam kompetisi bisnis yang semakin ketat.
Dampak Khusus untuk Perusahaan Indonesia
Bagi perusahaan Indonesia, skor S&P Global CSA menjadi jembatan menuju pasar internasional. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah membuktikan hal ini dengan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk Sustainability Yearbook Member pada tahun 2023, dengan peningkatan skor dari 46 pada 2020 menjadi 75 pada 2024.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing di level global ketika menerapkan standar ESG yang konsisten. BRI berhasil menduduki peringkat 5% teratas di sektor perbankan global, sekaligus menjadi pemimpin dalam industri perbankan Indonesia.
Dalam lanskap konstruksi Indonesia, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) mencatatkan prestasi yang patut dibanggakan dengan meraih skor ESG 46/100 dalam penilaian S&P Global 2024. Pencapaian ini menempatkan WIKA Beton pada posisi ke-5 di antara BUMN grup Indonesia.
Perusahaan Kelas Dunia sebagai Role Model
Pemimpin Global dengan Skor Tertinggi
Beberapa perusahaan global telah menetapkan standar tertinggi dalam skor S&P Global CSA 2024, yang dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan Indonesia:
Top 1% Performers:
Schneider Electric S.E. (Prancis) - Pemimpin dalam solusi energi dan otomasi digital
Enel SpA (Italia) - Pionir dalam transisi energi berkelanjutan
GSK plc (Inggris) - Inovator dalam farmasi dan kesehatan global
Veolia Environnement SA (Prancis) - Dengan skor CSA 79/100 dan ranking ke-2 dari 74 perusahaan di sektor Multi and Water Utilities
Top 5% Performers yang Inspiratif:
ACCIONA Energía (Spanyol) - Meraih skor keseluruhan 87 poin dengan skor lingkungan 96/100, menempati posisi pertama di sektor electrical utilities
Tech Mahindra Limited (India) - Menunjukkan bahwa perusahaan Asia dapat bersaing di level tertinggi
SAP SE (Jerman) - Pemimpin dalam transformasi digital berkelanjutan
Tren dan Proyeksi Masa Depan
Penilaian S&P Global CSA 2024 menunjukkan tren menggembirakan dimana semakin banyak perusahaan Asia, termasuk dari Thailand, Taiwan, dan Korea Selatan, yang mendominasi kategori top performers. Hal ini memberikan sinyal positif bahwa perusahaan Asia, termasuk Indonesia, memiliki potensi besar untuk bersaing di level global.
Dengan peningkatan standar yang terus berlanjut dan fokus pada "double materiality", perusahaan-perusahaan dituntut untuk tidak hanya melaporkan dampak lingkungan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana faktor-faktor ESG mempengaruhi kinerja finansial mereka.
Pesan Penutup
S&P Global Score 2024 bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari komitmen perusahaan terhadap masa depan yang berkelanjutan. Dengan role model global seperti Schneider Electric, ACCIONA, dan Veolia yang telah membuktikan bahwa keberlanjutan dan profitabilitas dapat berjalan beriringan, sehingga perusahaan Indonesia dapat memiliki jalan yang jelas menuju kesuksesan global.
Transformasi ini bukan lagi pilihan, tetapi keharusan di era dimana stakeholder semakin peduli terhadap dampak keberlanjutan. Perusahaan yang mampu beradaptasi dan menginternalisasi prinsip ESG dalam DNA organisasi mereka akan menjadi pemenang di masa depan yang berkelanjutan.
Sumber : Laporan S & P Global Score 2024
