Angkat Isu Successful Aging, Mahasiswa FBD UB 54 Hadirkan Edukasi Humanis

Mahasiswa Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Angeline Lee tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Malang — Mahasiswa KKN FISIP Universitas Brawijaya yang tergabung dalam Kelompok 54 melaksanakan program edukasi bertajuk “Successful Aging: Menuju Usia Senja dengan Sehat dan Bahagia”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (10/07/2025) di Posyandu ILP Indah Kencana 3, Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran para lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial di usia lanjut. Uniknya, pendekatan yang digunakan sangat humanis dan sederhana, yaitu lewat obrolan santai dan afirmasi positif.

Sebanyak 51 lansia hadir dalam kegiatan ini. Kelompok 54 FBD UB membuka ruang diskusi ringan seputar keseharian mereka, mulai dari mengasuh cucu, mencari rumput untuk ternak, hingga berjualan ke pasar.
“Rasane atiku bungah. Jarang-jarang enek arek enom dolan neng kene, ngajak crito opo wae,” tutur Mbah Mesinah, salah satu peserta Posyandu, sambil tersenyum.
(“Rasanya hatiku senang. Jarang-jarang ada anak muda datang ke sini, ngajak cerita tentang apa saja.”)
Poster dan Pepaya Potong sebagai Media Edukasi
Sebagai luaran kegiatan, Kelompok 54 FBD UB menyusun poster edukatif bergambar yang menampilkan pesan-pesan ringan seputar penuaan sehat, keterlibatan sosial, dan pentingnya semangat hidup di usia senja.
Selain itu, dibagikan juga buah pepaya potong yang dikemas dalam cup plastik berlogo FBD 54, sebagai simbol pentingnya menjaga asupan sehat. Seluruh proses pengemasan dilakukan sendiri oleh Kelompok 54 FBD UB sebelum kegiatan berlangsung.
Lansia Antusias, Mahasiswa Belajar
Respons para lansia begitu antusias. Mereka merasa didengar dan diperhatikan, bukan sekadar menjadi objek program. Bagi Kelompok 54 FBD UB sendiri, momen ini menjadi pelajaran berharga bahwa edukasi tidak selalu harus bersifat satu arah.
Lewat kehadiran, sapaan, dan obrolan ringan, Kelompok 54 FBD UB berhasil menghadirkan bentuk edukasi yang bermakna, baik bagi lansia maupun bagi diri mereka sendiri.
