Kerentanan dan Kesiapan Masyarakat menghadapi bencana di Kab. Lampung Selatan

Angga Jati Widiatama
Earthstoryteller, Dosen Teknik Geologi Institut Teknologi Sumatera
Konten dari Pengguna
3 Desember 2023 5:42 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Angga Jati Widiatama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kabupaten Lampung selatan merupakan salah satu daerah dengan tingkat risiko bencana tinggi di Indonesia. Menurut data BNPB tahun 2021 Kabupaten Lampung Selatan berada pada peringakat ke-30 pada kategori kabupaten se-Indonesia yang memiliki resiko bencana. Berdasarkan kondisi tersebut sivitas akademika Teknik Geologi ITERA melakukan penilaian tingkat kerentanan serta penilaian tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam agar potensi kerugian akibat bencana dapat diminimalisir melalui berbagai langkah pencegahan yang tepat.
Peta rawan bencana Provinsi Lampung, kotak hitam menunjukkan daerah penelitian (BNPB,2010)
Kegiatan Penilaian Kerentanan dan Kapasitas Bencana
ADVERTISEMENT
Dalam melakukan penilaian dilakukan pengumpulan data berupa peta bahaya kabupaten Lampung Selatan serta kegiatan pemetaan sosial (social mapping) berupa observasi lapangan untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dan fasilitas yang tersedia terkait ancaman bencana di seluruh kecamatan yang ada di wilayah administrasi Kabupaten Lampung Selatan. Data yang sudah terkumpul selanjutnya sesuai dengan pedoman Perka BNPB no 2 Tahun 2012.
Kegiatan pemetaan sosial yang dilaksanakan pada seluruh kecamatan yang ada di wilayah administrasi Kabupaten Lampung Selatan
Hasil pengolahan data diperoleh bahwa secara aspek kerentanan sosial, seluruh kecamatan yang berada di Lampung Selatan menunjukkan kelas yang rendah. Pada aspek kerentanan fisik, ekonomi, dan lingkungan, Kecamatan Kalianda dan Rajabasa menunjukkan kelas yang tinggi. Data kerentanan juga dikroscek terhadap indeks kesiapsiagaan masyarakat, dan Kecamatan Kalianda serta Rajabasa menunjukkan kelas kesiapsiagaan sedang. Terdapat beberapa kecamatan lain dengan indeks kesiapsiagaan yang rendah-sedang, tetapi Kecamatan Kalianda dan Rajabasa menjadi sorotan utama, karena potensi kerentanan yang tinggi. Hal ini terjadi karena kurangnya infrastruktur untuk pengurangan resiko bencana.
ADVERTISEMENT
Sosialisasi Hasil Kegiatan Pada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan
Hasil penelitian ini juga dipaparkan kepada organisasi perangkat daerah serta pejabat fungsional dari perwakilan kecamatan dan beberapa desa di Kabupaten Lampung Selatan, dengan harapan dapat memperbaiki kekurangan. Beberapa langkah yang disarankan adalah perlunya diadakan pelatihan, edukasi, penambahan infrastruktur, serta perbaikan jalur koordinasi. Dengan peningkatan ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian secara materil ataupun imateril.
Kegiatan sosialisasi kerentanan dan kapasitas masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan ini dilakukan oleh Rezki Naufan Hendrawan, Bilal Al Farishi, Zaki Hilman, dan Angga Jati Widiatama dari Teknik Geologi Institut Teknologi Sumatera yang didanai oleh Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Teknologi Sumatera Nomor 632ax/IT9.2.1/PM.01.01/2023