Basis Ekspor Terbesar Yamaha Global Ada di Pulogadung

18 April 2017 11:47 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:18 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
XMAX 300 buatan Pulogadung diekspor ke Eropa. (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
XMAX 300 buatan Pulogadung diekspor ke Eropa. (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Yamaha Global menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor untuk sejumlah model. Sejarah mencatat, pabrikan berlambang garpu tala itu memulai ekspor sejak 1997.
ADVERTISEMENT
Awalnya, pabrik Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang berlokasi di Pulogadung hanya memproduksi motor-motor yang juga dibuat di negara lain seperti Jupiter, Force, dan Mio Series.
Setelah itu pada Oktober 2014, mereka memulai produksi dan ekspor untuk model global. Artinya, model ini hanya dibuat di pabrik Yamaha Indonesia.
"Indonesia (menjadi) pabrik terbesar untuk ekspor Yamaha dunia," kata Executive Vice President YIMM Dyonisius Beti di acara peresmian ekspor Yamaha XMAX 300 ke Eropa di kantor pusat Yamaha, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/4).
XMAX 300 buatan Pulogadung diekspor ke Eropa. (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
XMAX 300 buatan Pulogadung diekspor ke Eropa. (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Lebih lanjut, model global Yamaha yang diproduksi di Indonesia yaitu R3, MT-03, R25, MT-25, dan N-Max. Selain tiga model tersebut, mereka juga menambah model ekspor melalui XMAX 300.
ADVERTISEMENT
Dyonisius menargetkan mampu mengekspor 24.000 ribu XMAX 300 hingga akhir tahun ini dengan tujuan ekspor Italia, Inggris, Prancis, Jepang, Taiwan, China, Turki, dan sejumlah negara di ASEAN.
"Selain mengirim sepeda motor secara utuh, kami juga mengekspor sheet CKD yang jumlahnya mencapai 3 juta unit tahun lalu," imbuh Dyonisius.
Yamaha Indonesia berharap bisa meningkatkan jumlah ekspor di masa mendatang. Diproduksi dan ekspor model global Yamaha di dalam negeri menunjukkan bahwa putra bangsa bisa mencetak kendaraan dengan kualitas dunia.
YIMM sendiri memiliki dua fasilitas produksi, yakni di Pulogadung dan Kawarang. Kapasitas produksi untuk model global di Pulogadung mencapai 1,7 juta unit. "Saat ini baru terpakai separuhnya dan sangat mungkin sekali ditingkatkan," kata GM Aftersales & PR YIMM M Abidin.
ADVERTISEMENT