BTN Targetkan Transaksi Non Tunai Terus Meningkat

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) melaporkan jumlah transaksi non tunai selama periode Mei 2016 hingga Mei 2017 meningkat hingga mencapai 34 persen. Hal itu didorong peningkatan transaksi online e-commerce.
Direktur Consumer Banking Bank BTN, Handayani, mengatakan pada periode Mei tahun lalu jumlah transaksi non tunai tercatat sebanyak 96.889. Kemudian pada Mei 2017 meningkat menjadi 130.797 transaksi.
“Kami terus mendorong transaksi non tunai sesuai dengan semangat gerakan non tunai yang diusung pemerintah,” kata Handayani di Menara BTN, Jakarta, Senin (12/6).
[Baca juga: Perusahaan Pengelola ATM Bank BUMN Beroperasi Tahun Depan]
Untuk menggenjot transksi non tunai, BTN juga menggelar Ramadhan Fair yang akan berlangsung hingga 16 Juni 2017. Dalam acara tersebut ditawarkan berbagai produk kebutuhan ramadhan dan lebaran dengan promosi dan diskon dari BTN.
Ada 41 tenant atau peserta yang mengusung berbagai merek ternama hadir dalam Ramadan Fair yang digelar di Lobby Menara BTN ini. Berbagai produk ditawarkan mulai dari pakaian, perkakas rumah tangga, alat elektronik, dan mobil. Sejumlah pengembang properti juga hadir memberikan penawaran khusus.
[Baca juga: Program Bansos Pemerintah Disalurkan Melalui Agen Bank]
Handayani mengatakan dalam Ramadhan Fair 2017, BTN menargetkan bisa membukukan 2.500 transaksi dan pendapatan non bunga sebesar Rp 100 juta dengan mengoptimalkan transaksi non tunai.
"Tahun ini kami menargetkan jumlah rekening baru sebanyak 1.300.000, hingga Mei sudah tercapai 430.000 akun baru," jelas Handayani.
Adapun hingga kuartal I 2017, Bank BTN membukukan perolehan laba bersih senilai Rp 594 miliar atau meningkat 21,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).
Sementara itu, penyaluran kredit pada periode yang sama tumbuh 18,71 persen yoy menjadi Rp 169,69 triliun. Hingga Maret 2017, dana pihak ketiga (DPK) pun tumbuh 20,02 persen yoy menjadi Rp 157,42 triliun.
