Jakarta Airport Connexion Resmi Beroperasi Hari Ini

Sarana transportasi untuk akses penghubung hotel-hotel yang berada di kawasan Jabodetabek dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tengarang Banten, resmi beroperasi pada hari ini. Melalui Jakarta Airport Connexion atau JA Connexion, sarana transportasi yang disediakan berupa bus dan mini bus.
Peresmian armada Jakarta Airport Connexion langsung dilakukan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dalam sambutannya, Budi berharap moda transportasi ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mengurangi kepadatan lalu lintas menuju Bandara Soetta.
Baca juga: Daftar Lengkap Rute yang Dilayani Bus JA Connexion
"Passenger-nya paling tidak 105 ribu orang yang akan ke sini (Bandara Soetta) per hari, dengan taksi sudah tidak memungkinkan lagi. Angkutan massal menjadi alternatif," kata Budi Karya saat Meresmikan JA Connexion di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (30/5).
Untuk tahap awal, akan ada 91 unit armada bus yang siap dioperasikan. Namun jumlah itu dinilai masih sangat sedikit mengingat jumlah penumpang dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta terus mengalami peningkatan.
"Kami harapkan hari ini 91 (bis). Akhir tahun ini paling tidak sudah 300 - 400 bis," ujar Budi.
Budi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai pengelola agar bisa menambah armada JA Connexion dengan mengerahkan operator bis yang ada di Jabodetabek untuk bisa ikut serta.
Baca juga: Tarif Bus JA Connexion Dibanderol Rp 50 Ribu per Penumpang
"Kita memang minta catatan kepada operator mengintensifkan dalam jumlah diperbanyak, karena semakin banyak, semakin populer dan semakin disukai. Ini yang harus dilakukan," jelasnya.
Saat ini sudah ada 4 operator yang berkomitmen mengoperasikan JA Connexion yaitu Perum Damri sebanyak 10 unit, Perum PPD, Blue Bird sebanyak 15 unit, dan Sinar Jaya sebanyak 8 bus besar dan 8 bus mikro.
Selain hotel, BPJT juga membuka rute JA Connexion dengan menggunakan bus besar dari 4 mal yang ada di Jakarta yang dioperasikan oleh Perum PPD sebanyak 50 unit bus.
