OJK Sebut Pembiayaan Pindar ke Sektor UMKM Terus Naik

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terjadi peningkatan porsi pembiayaan pinjaman daring atau pindar ke sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro Lainnya (PVML) OJK, Agusman, pindar menjadi salah satu alternatif pembiayaan untuk UMKM.
"Kita melihat porsinya terus naik, Pindar menjadi alternatif akses pembiayaan untuk pelaku UMKM," kata Agusman dalam Focus Group Discussion di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dikutip Minggu (30/8).
Hingga Juni 2026, nilai aset pindar mencapai Rp 11,58 triliun dengan total pelaku industri sebanyak 94. Dari sisi pembiayaan, hingga periode tersebut nilainya mencapai Rp 105,14 triliun.
"Dari total pembiayaan pindar, 33,41 persennya pembiayaan untuk UMKM," katanya.
Kinerja Sektor PVML
Agusman mengatakan hingga Juni 2026, total aset sektor PVML mencapai Rp 1.157,74 triliun, yang terdiri dari konvensional senilai Rp 1.022,85 triliun dari dari syariah senilai Rp 134,89 triliun.
Dari sisi penyaluran pembiayaan nilainya mencapai Rp 1.064,25 triliun, terdiri dari konvensional Rp 939,04 triliun dan syariah Rp 125,1 triliun.
Sementara jumlah pelaku sektor PVML jumlahnya sebanyak 749, terdiri dari konvensional 650 dan sebanyak 99 pelaku syariah
"Penyaluran pembiayaan UMKM oleh sektor PVML pada Juni 2026 tumbuh 7,03 persen (year on year) menjadi Rp 338,65 triliun atau 30,93 persen dari total penyaluran pembiayaan UMKM," kata Agusman.
