Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Terlibat Karhutla

Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan mencabut izin perusahaan yang terbukti melanggar dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Prabowo mengatakan, hasil penyelidikan di lapangan menunjukkan bahwa karhutla tidak semata-mata disebabkan faktor alam. Menurut dia, terdapat campur tangan manusia dalam peristiwa tersebut, termasuk dugaan keterlibatan sejumlah korporasi.
“Kalau buktinya sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (21/10).
“Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan,” tuturnya.
Prabowo meminta kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, dan TNI dan unsur intelijen untuk terlibat dalam penanganan dan penyelidikan kasus karhutla.
Dia juga menyebut sejumlah korporasi diduga ikut bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.
“Jadi saya minta kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, dibantu TNI, dibantu intelligence untuk sedikit. Karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab,” jelasnya.
Dia juga menyoroti dugaan adanya oknum yang sengaja melakukan pembakaran. Menurut Prabowo, tindakan tersebut membahayakan kesehatan jutaan masyarakat sehingga harus ditangani secara serius.
“Kita tidak boleh menganggap ini remeh. Kita akan sekarang masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas,” ujarnya.
