Kumparan Logo

Prabowo Targetkan Operasional Bursa Mineral dan Komoditas Mulai 1 Januari 2027

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto tiba menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto tiba menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Stringer/REUTERS

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis sebagai tahap lanjutan dari kebijakan ekspor satu pintu. Bursa ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

Prabowo mengatakan pemerintah telah membahas rencana itu bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, pembentukan bursa mineral dan komoditas diperlukan agar harga komoditas strategis RI tidak lagi sepenuhnya mengacu pada bursa di luar negeri.

“Ini saya mengumumkan tahap lanjutan kebijakan ekspor satu pintu kita. Kita telah membahas bersama OJK bahwa kita ingin segera mendirikan bursa mineral dan komoditas strategis,” ucap Prabowo saat pidato RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo menilai kondisi selama ini tidak masuk akal karena Indonesia merupakan salah satu produsen besar berbagai komoditas dunia, tetapi penentuan harga komoditas tersebut justru banyak dilakukan melalui bursa di negara lain.

Beberapa komoditas yang disebut antara lain kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, dan karet.

“Tetapi terlalu sering harga kekayaan kita yang keluar dari bumi dan keringat rakyat Indonesia justru harganya ditentukan di luar negeri, di negara lain, di bursa komoditas negara lain,” jelas Prabowo.

“Saya tidak mengerti di mana diajarkan ilmu ekonomi semacam ini. Kita yang punya barang, orang lain menentukan harganya,” lanjutnya.

Ilustrasi tambang mineral. Foto: Shutterstock

Lebih lanjut, Prabowo menargetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

“Rencana kita dengan dukungan DPR kita rencanakan 1 Januari 2027, kita akan memiliki bursa komoditas sendiri,” ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan ketentuan operasional bursa, termasuk pengembangan Indonesia Reference Price untuk komoditas ekspor utama.

Dalam paparan disebutkan ketentuan penyelenggaraan bursa ditargetkan mulai disiapkan paling lambat 17 September 2026, dengan pengawasan berada di bawah OJK.

Minta Segera Dibahas DPR

Prabowo juga meminta ketentuan mengenai penyelenggaraan Bursa Mineral dan Komoditas segera dibahas bersama DPR RI.

“Kita targetkan ketentuan penyelenggaraan bursa mineral dan komoditas segera akan dibahas oleh DPR RI,” pinta Kepala Negara.

instagram embed