Kunjungan Mahasiswa KKNT ke Petani Jamur Tiram Desa Jarak

Mahasiswa KKNT MBKM Kelompok 9 dari UPN Veteran Jawa Timur yang berlokasi di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang
Tulisan dari KKNT UPNVJT 9 Desa Jarak 2022 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Minggu,(13/11/22) Mahasiswa KKNT Kelompok 09 Mengunjungi petani jamur yang ada di dusun Jarak Tegal, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang milik mas Ferdy yang memiliki lahan seluas 5x12 meter yang dimanfaatkan untuk menanam jamur.
Dalam budidaya jamur tiram media yang digunakan adalah Baglog. Baglog ini berisi bekatul dan sebuk kayu dimana perbandingan campurannya adalah 2:1 lebih besar serbuk kayu.
Bahan-bahan tersebut akan dicampur, dikompos dan disterilisasi hingga bisa menumbuhkan jamur tiram. Campuran ini nantinya akan dimasukkan ke dalam wadah plastik untuk diproses secara steaming hingga mencapai suhu 100 derajat celsius.
Dalam baglog, jamur akan terbungkus didalamnya untuk memungkinkan pertumbuhan jamur, bagian depan dan belakang perlu dibuka. Dalam perawatannya, baglog tidak boleh terkena cahaya matahari langsung agar jamur bisa tumbuh subur dan baglog tidak boleh terlalu kering.
Penanaman jamur umumnya berusia 40 hari dan dapat dipanen 1 hari setelah tumbuh bakal jamur. Dalam sehari mas Ferdy dapat menghasilkan 13-15 Kilogram Jamur yang akan diambil oleh pengepul dengan harga Rp. 11.000,00 per Kilogram.
