Tergantikannya Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pertama Pada Era Globalisasi

Mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang
Tulisan dari Anggitta Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ibu Harus Terus Dilestarikan

Bahasa ibu juga disebut sebagai Bahasa asli atau Bahasa pertama, merupakan Bahasa yang pertama dikuasai oleh manusia sejak lahir melalui interaksi dengan sesama masyarakat, seperti keluarga dan masyarakat lingkungan.
Pada dasarnya bahasa pertama masyarakat Indonesia adalah bahasa Indonesia, bahasa awal yang digunakan sebagai alat komunikasi masyarakat Indonesia sejak kecil. Namun, seiring berkembangnya zaman, di era globalisasi ini bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu mulai hilang.
Tidak dapat dipungkiri bahwa globalisasi membawa dampak positif dari segi ekonomi, politik dan kemudahan interaksi. Namun, selain membawa pengaruh positif, globalisasi juga membawa dampak negatif terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang kaya akan budaya dan bahasa.
Masuknya bahasa asing melalui media-media membuat bahasa Indonesia menjadi terpinggirkan, di era globalisasi sekarang ini bahasa Indonesia sudah mulai luntur dengan drastis. Sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus bangsa mencintai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari selain bahasa asing.
Hilangnya bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu pada era globalisasi ini bukanlah tanpa sebab, di era milenial ini banyak sekali orang tua yang menggantikan bahasa Indonesia dengan bahasa asing sebagai bahasa pertama pada anak-anak mereka.
Tentu saja hal ini dapat menyebabkan hilangnya bahasa Indonesia pada generasi-generasi kedepannya karena sudah digantikan dengan bahasa asing. Bahasa Indonesia sebagai ciri khas dan identitas bangsa di era milenial ini harus terus dijaga, menjaga Bahasa Indonesia dapat dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Karena jika bahasa pertama di Indonesia telah diganti dengan bahasa lain, maka secara tidak langsung kita telah kehilangan salah satu identitas bangsa.
Hal yang kita perlu lakukan sebagai generasi milenial adalah dengan mengantisipasi faktor-faktor penyebab hilangnya bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu, serta harus lebih peduli terhadap bangsa Indonesia dengan cara terus menjaga ciri khas dan identitas bangsa ini.
faktor-faktor yang menyebabkan hilangnya bahasa Indonesia sebagai bahas ibu, Diantaranya:
Faktor Lingkungan, faktor lingkungan disebut juga faktor Eksogen, yaitu faktor yang datang dari luar individu, merupakan pengalaman-pengalaman alam sekitar, pendidikan dan sebagainya, dalam lingkungan sehari-hari tentu saja setiap orang berinteraksi dengan bermacam-macam bahasa, untuk itu haruslah kita memilih lingkungan yang baik dan terus menjaga bahasa Indonesia.
Faktor Keluarga, faktor Keluarga merupakan faktor utama dalam pemberian Bahasa ibu seorang anak, Cara orang tua memberikan pengetahuan berbahasa kepada anaknya sangat mempengaruhi perkembangan berbahasa anak pada generasi yang akan datang.
