Konten dari Pengguna

Kesehatan Mental Bagi Mahasiswa Kelas Karyawan, Bagaimana Strategi Mengelolanya?

ANIS SYAMSU RIZAL

ANIS SYAMSU RIZAL

Konten Kreator dan Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Pamulang.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ANIS SYAMSU RIZAL tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa kelas karyawan adalah individu atau mereka yang menempuh program pendidikan tinggi yang dirancang khusus untuk yang sudah bekerja dengan menyesuaikan antara jadwal kerja dan jadwal kuliah. Program ini diprioritaskan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama, dengan mengikuti perkuliahan di malam hari, akhir pekan, atau perkuliahan yang dilakukan secara daring (online).

Program kelas karyawan merupakan solusi bagi individu yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan. Dengan perencanaan dan komitmen yang tepat, mahasiswa kelas karyawan dapat meraih kesuksesan akademik dan profesional secara bersamaan. Untuk menempuhnya, jelas banyak sekali persiapan yang harus dilakukan, salah satunya adalah menjaga kesehatan fisik dan mental supaya tetap stabil dan bisa berjalan dengan seimbang antara pekerjaan dan perkuliahannya. Berikut beberapa strategi untuk mengelola kesehatan mental yang bisa diterapkan oleh mahasiswa kelas karyawan:

1. Kelola Waktu dengan Bijak

Mengelola waktu adalah cara efektif untuk menyehatkan mental mahasiswa yang juga sebagai seorang karyawan, buat jadwal yang realistis antara kuliah, kerja, dan waktu istirahat, harus berjalan seimbang antara waktu kuliah dengan mengerjakan tugas kuliah, kerja dengan lemburan kerja, dan juga mengelola waktu buat istirahat.

Selanjutnya adalah memprioritaskan tugas penting dan jangan ragu untuk menunda hal-hal yang tidak mendesak. Urutkan skala prioritas dengan bijak, mana yang harus didahulukan dan mana yang harus bisa ditunda, jangan sampai terbalik untuk keduanya.

Ilustrasi gambar : Ujian Pada Kelas Karyawan.

2. Sisihkan Waktu untuk Istirahat

Salah satu yang penting dan harus diatur adalah istirahat, istirahat itu penting! Jangan anggap enteng waktu tidur dan waktu untuk “me time”. Dengan istirahat yang cukup, mental akan terjaga dengan baik, dan tugas kuliah maupun pekerjaan juga dapat dijalankan beriringan.

Lakukan aktivitas yang membuat rileks seperti menonton film, membaca buku, atau mendengarkan musik. Aktivitas-aktivitas tersebut dapat menjadikan kita lebih segar kembali, siap mengerjakan tugas pekerjaan maupun tugas kuliah.

3. Jaga Kesehatan Fisik

Menjaga kesehatan fisik sangat mendukung untuk menjaga kesehatan mental, dengan berolahraga ringan secara rutin seperti jalan kaki, yoga, stretching atau olahraga ringan lainnya. Dengan berolahraga, kesehatan fisik akan terjaga dan berimbas pada kesehatan mental.

Makan makanan sehat dan cukup minum air putih merupakan salah satru strategi dalam menjaga kesehatan fisik dan mental mahasiswa kelas karyawan. Dengan makan makanan bergizi, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan dapat mengerjakan tugas kuliah dengan baik.

4. Terbuka dengan Lingkungan Sekitar

Ceritakan beban yang dirasakan ke orang terdekat: keluarga, teman, atau teman kuliah, dengan hal tersebut akan sedikit mengurangi beban kerja maupun beban tugas perkuliahan yang kadang numpuk secara bersamaan, tapi harus tetap memilih teman yang bisa dipercaya yaa.

Memberi dukungan dengan memberi ruang bagi orang lain juga untuk saling berbagi. Pastikan hal ini juga kalian lakukan kepada mereka ya, karena dengan berbagi akan menjadikan berkurangnya beban tiap individu.

Ilustrasi gambar pelaksanaan Ujian pada Kelas Karyawan.

5. Kenali Batasan Diri

Jangan memaksakan diri untuk “sempurna” di semua aspek. Hal ini yang sering dialami dan dirasakan oleh beberapa individu, sehingga mengakibatkan mental kurang sehat.Merasa ingin bisa di semua aspek menjadikan mental sering terganggu, jadi sering-seringlah mengenali diri sendiri dengan tidak memaksakan diri jika tidak bisa melakukan sesuatu atau butuh bantuan orang lain.

Sadari bahwa wajar jika ada masa-masa sulit dan belajar menerima itu bagian dari menjaga kesehatan mental. Jadi, jika ada masa sulit dating, pastikan menyadari segera bahwa akan dating solusi terbaiknya, jangan menyerah dan hindaeri depresi atas msalah-masalah tersebut.

6. Cari Bantuan Profesional

Kalau beban terasa sangat berat, pertimbangkan untuk berbicara dengan konselor kampus atau psikolog. Konselor kampus disediakan bagi mahasiswa yang sedang mengalami hambatan atau kesulitan baik di dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan, jadi pastikan dimanfaatkan dengan baik ya fasilitas kampus yang ini.

Banyak universitas menyediakan layanan konseling gratis untuk mahasiswanya, salah satunya adalah Universitas Pamulang yang berada di Banten, yang mana kampus tersebut menyediakan layanan konseling baik untuk perkuliahan, karier, maupun konseling lainnya yang sedang dialami oleh mahasiswa, data mahasiswa juga akan dilindungi oleh pihak kampus, jadi jangan takut ikut konseling yang diadakan oleh kampus yaa !!

Demikian strategi menjaga kesehatan mental mahasiswa yang juga sehari-harinya sebagai karyawan. Mahasiswa kelas karyawan memiliki beban ganda: mereka harus menyeimbangkan tanggung jawab kerja dan kuliah sekaligus. Menjaga kesehatan mental itu sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Bagi mahasiswa kelas karyawan, ini bukan hanya soal “mental yang kuat”, tapi juga soal bagaimana mereka bisa mencapai tujuan akademik dan profesional sambil tetap merawat keseimbangan hidup dan kebahagiaan pribadi.