Konten dari Pengguna

Anak Muda Harus Mengenal Pantun; Nasihat, Jenaka, Teka-teki, dan Agama

Anisa Rahman

Anisa Rahman

Mahasiswi Universitas Pamulang Kota Tangerang Selatan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Anisa Rahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Pixabay.com

Pantun adalah bentuk puisi klasik yang terdiri dari empat baris. Setiap barisnya terdiri dari dua larik atau bait yang berima. Biasanya, dua baris pertama menyampaikan ide atau cerita, sedangkan dua baris terakhir memberikan tanggapan atau balasan terhadap baris-baris sebelumnya. Ambary (2005:24) menjelaskan bahwa pantun adalah sajak dengan empat baris, setiap barisnya terdiri dari 8 hingga 12 suku kata, bersajak sengkelang, dan berumus a-b-a-b. Dua baris pertama berfungsi sebagai sampiran, sementara dua baris terakhir menyampaikan isi atau pesan.

Pantun memiliki manfaat sebagai alat pemelihara bahasa, membantu menjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir. Melalui pantun, seseorang dilatih untuk memikirkan makna kata sebelum mengucapkannya, serta mengembangkan kemampuan berfikir asosiatif, di mana suatu kata dapat terkait dengan kata lainnya. Jenis-jenis pantun melibatkan pantun nasihat, pantun jenaka, pantun teka-teki, pantun agama, pantun kiasan, pantun anak-anak, pantun adat, pantun muda mudi, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah contoh dari beberapa jenis pantun tersebut.

1. Pantun Nasihat

Pergi ke pasar ketemu bahari

Siang hari nonton film Barat

Jadi orang jangan suka iri

Agar selamat dunia akhirat

Jalan-jalan kesana kemari

Mampir ke pasar beli ikan tenggiri

Kalau dia sudah tidak mencintai

Ikhlaskan agar hati tidak tersakiti

2. Pantun Jenaka

Jalan-jalan ke pulau jawa

Ke toko mas beli anting

Geli hati menahan ketawa

Melihat celana belum diseleting

Beli manggis di Malaysia

Harum wanginya buah kecapi

Sudah biasa warga Indonesia

Bilang otw ternyata baru mandi

3. Pantun Teka-teki

Pergi ke toko membeli bedak

Menaruh uang di bank danamon

Kalau bisa kalian tebak

Anggota tubuh apa yang ada di pohon?

Pulang mengaji membeli kalam

Beli kerupuk di kota Malang

Siang hari terasa malam

Kalau malam terasa siang?

4. Pantun Agama

Kita dilarang makan daging babi

Gatal rasanya terasa di dahi

Jika masalah datang bertubi-tubi

Shalat lah menghadap sang ilahi

Matahari terbenam tanda malam

Beristirahatlah diakhir pekan

Jangan nagaku orang islam

Jika shalat masih terabaikan