Konten dari Pengguna

Mencari Pasar yang Tepat untuk Wirausaha di Masa Pandemi

Anisa Nur Andina

Anisa Nur Andina

Anisa Nur Andina, S.E., M.Si Dosen Universitas Amikom Purwokerto yang sangat mencintai Drama China, dorama Jepang, Thai Pop, K-Pop, Thai series, Drama Korea, biasa menyelami Digital Marketing dan Digital Business

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Anisa Nur Andina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum memulai suatu usaha tentu kita harus memulai menemukan target pasar yang tepat untuk kita. Namun bisa dibilang susah-susah gampang untuk menemukan yang tepat. Terkadang kita sudah yakin bahwa pasar itu adalah pasar yang tepat untuk kita tetapi ternyata kita salah sasaran. Ada banyak hal yang bisa kita pertimbangkan sebelum menjual produk kita di pasar. Pada masa pandemi seperti saat ini, ketepatan dalam memilih pasar harus menjadi hal yang utama.

Foto dari Oleg Magni dari Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Foto dari Oleg Magni dari Pexels
  1. Yakin bahwa produk kita adalah produk yang berkualitas. Sebelum kita menjual produk kita ke pasar, kita harus yakin dulu bahwa produk kita adalah produk yang tepat dan dibutuhkan oleh banyak orang. Bisa kita coba produk tersebut pada diri kita sendiri atau orang terdekat kita. Tanyakan kepada mereka kira-kira apa yang masih kurang dan harus diperbaiki pada produk kita.

  2. Memastikan pasar kita tepat dan aman. Kenapa dikatakan bahwa pasar kita tepat dan aman? Bagaimana cara memastikannya? Sebelum memutuskan melempar produk, kita lihat calon pesaing kita. Kita juga bisa mencoba produk calon pesaing kita terlebih dahulu. Ketika kita sudah mencoba, kita bisa bandingkan dengan produk kita.

  3. Amati produk pesaing. Jangan sampai lengah ketika produk kita sudah berada di pasar, kita harus tetap mengamati dengan saksama produk pesaing. Kita bisa melihat apakah pesaing menambahkan sesuatu dalam produk mereka yang akhirnya bisa membuat produk mereka lebih unggul dari produk kita.

  4. Terus berinovasi. Berbicara tentang inovasi, sebagai wirausahawan kita tidak boleh berpangku tangan melihat produk kita. Adanya inovasi harus seiring sejalan dengan permintaan konsumen. Tidak semua yang konsumen inginkan bisa dituruti tetapi setidaknya sudah bisa mengakomodir keinginan konsumen.

Foto dari Daria Shevtsofa melalui Pexels

Mengambil contoh saat ini sudah banyak yang menjual buah maupun sayur melalui pasar online. Peluang ini bisa dilihat melalui semakin banyaknya konsumen yang memiliki kesibukan sehingga tidak sempat untuk berbelanja langsung ke pasar atau supermarket. Berbelanja buah maupun sayur melalui online memudahkan konsumen. Konsumen cukup memesan, mentransfer uang dan menunggu pesanan sampai di rumah. Pasar online saat ini lebih tepat dan dapat menjangkau semua kalangan dengan mudah.