Melewati Proses : Belajar Untuk Move On

Sedang studi di unpam Viktor jurusan sastra Indonesia
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Anisah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Move On sering kali jadi pilihan di kala putus cinta maupun kegagalan dalam pencapaian yang tinggal harapan. Masalahnya, masih banyak di antara kita yang kesulitan untuk dapat move on dari pengalaman pahit. Imbasnya merasa lesu bahkan malas dalam beraktivitas seperti sedia kala.
Namun ada beberapa saran yang dapat dilakukan sebagai upaya dapat move on sebagai berikut:
1. Mencari Kesibukan
Mencari kesibukan menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan. Dalam arti lain, melakukan hal-hal lain agar membuat perhatian teralihkan. Macam-macam kesibukan dapat berupa olahraga, berkerja, beres-beres rumah dan lain-lain. Tentunya tidak dilakukan secara berlebihan sehingga lalai akan kesehatan.
2. Mengasa Hobi Atau Mencari Hobi Baru
Siapa yang tak punya hobi? Sedikitnya tentu mempunyai satu hobi yang sangat di gemari. Melatih atau menekuni hobi dengan serius juga salah satu solusi yang dapat dilakukan. Hobi memiliki sifat dapat menyenangkan, sehingga dapat mengurangi rasa sedih dan galau yang berkepanjangan.
Jika hobi yang lama terasa membosankan. Kamu dapat mencari hobi baru dan mulai menekuninya. Dari menekuni hobi, tak jarang terbuka pintu rejeki. Kenapa tidak? Hobi itu terbagi dua macam. Yaitu dapat berpenghasilan atau sekedar menuntaskan keinginan yang benar-benar digemari sebagai upaya menenangkan perasaan dan menjernikan pikiran.
Contoh hobi yang dapat berpenghasilan:
-Berniaga,
-Merawat hewan sehingga beranak pinang,
-Menekuni dunia literasi dengan mengikuti lomba atau mengirimkan karya tulis pada pegiat literasi,
-Memberikan les privat atau menjadi pengajar.
Tentunya harus didasari dengan tekat yang kuat dan dilakukan dengan senang hati tanpa paksaan dan murni atas keinginan diri sendiri. Agar move on di dapat cuan pun tercukupi.
3. Lebih Dekat Dengan Orang Spesial
Jika gunda gulana melanda. Tak ada salahnya kalau kita mengadu atau lebih dekat kepada orang yang kita sayangi dan percaya, tentunya setelah lebih dulu mengadu kepada sang pencipta. Tak ada salahnya berkumpul menyisihkan waktu untuk bercengkrama dengan orang tua, sahabat, teman dan orang spesial di mata kita.
Manusia sebagai makhluk sosial tentunya tak luput dalam berkomunikasi meskipun dalam upaya move on. Kita kerap kali dihadapkan dengan rasa malas dan tidak mau berkomunikasi dengan siapapun. Namun jika terus di turuti, tentunya akan tidak baik bagi kesehatan kita sendiri dan membuat orang di sekitar kita merasa khawatir.
4. Berdamai Dengan Situasi Dan Kondisi
Sulit move on merupakan momok yang terdengar menakutkan. Karena, Orang yang gagal move on akan sering terperangkap dengan pikiran-pikiran masa lalu yang sudah jelas jika di ingat lagi masih terasa menyakitkan. Maka dari itu berdamai dengan situasi dan kodisi pun diperlukan guna untuk kebaikan diri sendiri. Merelakan yang telah terjadi secara perlahan dan selalu menyemangati diri agar tidak lama larut dalam rasa bersedih hati.
Melupakan masa lalu memanglah sulit tapi bukan berarti sulit. Hidup harus terus berjalan meskipun rasa sedih tak kunjung hilang. Ada baiknya terus berjuan dalam melawan kesedihan yang terasa tiada habisnya. Manusia itu sangatlah lemah tetapi tidak berarti manusia itu tidak boleh tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ada saatnya kita terlihat terpuruk namun ada baiknya kita perlahan bangkit dari keterpurukan.
