Konten dari Pengguna

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy

Anissa Sadino

Anissa Sadinoverified-green

Provehito in Altum

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Anissa Sadino tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy
zoom-in-whitePerbesar

Call me a geek, karena gue suka sama mitologi. Mulai dari mitologi Yunani sampai mitologi Hindu.

Ungkapan terima kasih gue haturkan buat Square, terutama untuk game mereka, Final Fantasy. Dalam Final Fantasy series, ada yang namanya Eidolon atau makhluk yang bisa kita panggil (summon) untuk ngebantu kita ngehajar musuh. Makhluknya macem-macem, dan rata-rata diambil dari mitologi yang udah ada. Eidolon sendiri juga diambil dari mitologi yang artinya spirit image atau phantom.

Final Fantasy IX, misalnya. Gue suka banget sama tampilan Eidolon-eidolon di game ini. Selain kelihatan keren, masing-masing Eidolon juga menguasai elemen tertentu, mulai dari air, es, api, dan lain-lain.

Eidolon ini enggak dateng dengan sendirinya. Biasanya, Eidolon ini musti kita kalahkan supaya jadi "peliharaan" kita. Kebanyakan Eidolon di Final Fantasy series itu jadi dengan level yang tinggi. Terus, kalo nanti kita udah defeat sebuah Eidolon, Eidolon itu jadi milik kita dan bisa kita panggil sesuka kita, tergantung sama MP kita berapa.

Beda dengan Final Fantasy XV. Di game ini, Eidolon itu di-"Tuhan"-kan dengan sebutan Astrals atau The Six Gods atau The Hexatheon. Tugas mereka untuk menjaga Eos, dunia di Final Fantasy XV dan bisa di-summon sama Noctis 'Kangen Band' untuk ngebantu dia dan yang lain pas lagi battle.

Titan, the Archaean, steadfast as stone. Ramuh, the Fulgurian, sharp as lightning. Shiva, the Glacian, gentle as snow. Leviathan, the Hydraean, relentless as tides. Bahamut, the Draconian, unbending as iron. Ifrit, the Infernian, fickle as fire. Since time immemorial, they have watched over Eos.

—Cosmogony.

Gue sendiri punya Eidolon favorit dari Final Fantasy series. Siapa saja mereka? Cyus.

1. Ifrit

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (1)
zoom-in-whitePerbesar

Sebutan 'jin Ifrit' itu benar adanya. Karena emang Ifrit itu berasal dari spesies Jinn.

Ifrit sering digambarin sebagai makhluk bertaring, mukanya sangar, bertanduk, dan berbulu cokelat dan merah. Kayak binatang buas gitu. Tapi, kalo di Final Fantasy VIII, Ifrit lebih terlihat kayak preman soalnya pake anting.

Setiap Eidolon itu punya signature attack, dan punyanya Ifrit itu namanya "Hellfire". Mengusung elemen fire dan disebut-sebut datang dari neraka jahanam, damage-nya Ifrit itu lumayan banget. Ya toh, elemennya itu kan salah salah satu elemen inti dan terkuat.

"Ifrit, the Infernal... Spouting flames hot and hungry enough to consume all they touch, he shows his foes no mercy."

—Eidolon Library.

Ifrit ini diambil dari mitologi Timur Tengah. Sesuai dengan sebutan 'Jin Ifrit", kalo menurut Islam, Ifrit itu salah jin yang paling berbahaya dan paling kuat. Syaiton. Ifrit juga ada di Alquran, di surat An-Naml.

2. Phoenix

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (2)
zoom-in-whitePerbesar

"An eternal, undying bird. Its tears are rumored to have curative properties, and it is said that he who tastes the Phoenix's blood will have eternal life".

—Dissidia Final Fantasy Summon Compendium.

Kalo lo nonton film Harry Potter, ada burung merah di kantornya Profesor Albus Dumbledore dan dia bilang itu burung Phoenix. Dan di film itu, diperlihatkan juga kalo Phoenix mati dan bisa hidup lagi. Yes, rebirth, kayak judul albumnya Jennifer Lopez.

Phoenix sama kayak Ifrit elemennya, fire. Dan signature attack-nya "Flames of Birth" atau "Rebirth Flame". Kalo di Final Fantasy, Phoenix bisa kasih damage ke musuh dan bisa menghidupkan karakter yang mati saat battle. Lumayan, kan? Sama aja kayak lo make Phoenix Down atau Phoenix Pinion, karena fungsinya sama, menghidupkan yang mati. Tapi, HP lo enggak full. Paling dari 1000 HP, lo cuma kebagian dikit, enggak nyampe 500.

Dalam mitologi Yunani, Phoenix adalah burung yang umurnya panjang, bisa regenerasi, dan bisa hidup kembali. Pas mati, Phoenix akan kebakar dan jadi abu. Nah, dari abu itu, nanti ada Phoenix kecil yang harus siap untuk menerima kejamnya dunia ini.

Phoenix itu juga diasosiasikan dengan matahari. Mungkin karena warnanya merah kekuningan atau kuning kemerahan. Intinya, terang benderang. Alesannya, karena bisa memberikan sebuah pembaharuan seperti matahari.

3. Odin

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (3)
zoom-in-whitePerbesar

Ni die nih, Eidolon yang maha sakti. Sekali "Zantetsuken", langsung divonis mati. Instant death!

"A legendary knight who rides his beloved horse Sleipnir to deliver a crushing blow, the Zantetsuken."

—Dissidia Final Fantasy Summon Compendium.

Odin ini ditampilkan sesuai dengan versi aslinya. Dengan pedang Gungnir dan kudanya yang bernama Sleipnir. Bukan Tornado ya, itu kudanya Zorro atau Don Diego de la Vega atau Alejandro Murrieta. Zorro-lah, intinya. Terus pas kudanya dateng, enggak ada suara kuda berlari dan enggak ada juga tuh, suara Marc Anthony sama Tina Arena nyanyi sahut-sahutan di lagu "I Want To Spend My Lifetime Loving You".

Odin ini kayak kesatria dan demonic banget mukanya. Di kepalanya ada tanduk juga. Kudanya juga sama, mana pake armor dan matanya merah pula. Udah gitu, Sleipnir kakinya 6 lagi.

Selain itu, Odin ini non-elemental Eidolon. Tapi, di Final Fantasy Dimensions II, elemennya Odin itu wind. Dan di Final Fantasy XIII (itu lho, yang adegan Lightning naik Sleipnir. Itu epic), elemennya Odin itu lightning.

Penampakan Odin terkeren itu ada di Final Fantasy XIV. Wujudnya serba hitam, Sleipnir juga. Dan Sleipnir kakinya 4 di game ini.

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (4)
zoom-in-whitePerbesar

Nah, kalo di Final Fantasy VIII, Odin digantiin sama Gilgamesh gara-gara time compression. Pas Seifer ngehajar Odin, tiba-tiba Gilgamesh muncul dari sebuah portal dimensi.

Sosok Odin ini sesuai sama mitologi Nordik dan Odin dihubungkan dengan kesehatan, kematian, sifat yang royal, tiang gantungan, pengetahuan, peperangan, sihir, puisi, hiruk-pikuk, dan alfabet runika.

4. Alexander

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (5)
zoom-in-whitePerbesar

"O holy guardian... hear our prayers... Deliver us out of darkness into light..."

—Garnet and Eiko (Final Fantasy IX).

Sesuai dengan sebutan "Holy Guardian", elemennya Alexander ya, holy. Alexander ini ditampilkan dalam bentuk robot raksasa atau sebuah fortress dengan senjata. Kalo di Final Fantasy IX, Alexander tampil beda sendiri. Ukurannya segede Istana Alexandria dengan sayap putih yang bisa nutupin istana tersebut seluruhnya.

"Divine Judgement" itu signature attack-nya Alexander. Pas nyerang, akan ada banyak garis bercahaya yang menghantam musuh. Awalnya, gue kira Alexander itu kayak Eden di Final Fantasy VIII. Ternyata, Eden lebih heboh lagi ampe adegannya enggak kelar-kelar.

Di dalam mitologi Yunani, Alexander terkenal dengan nama Paris. Ya, pasti tahu kan, siapa Paris. Itu lho, cowok yang jatuh cinta sama Helen of Troy sampe akhirnya terjadi Perang Troya.

Tapi, Final Fantasy enggak ngambil dari situ, tapi dari nama Alexandros yang artinya pelindung umat manusia. Referensinya, Raja Macedonia yang paling terkenal, Alexander the Great.

5. Leviathan

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (6)
zoom-in-whitePerbesar

Awalnya, gue enggak tahu kalo Leviathan itu berasal dari mitologi. Ternyata, pas gue baca bukunya Karen Armstrong yang judulnya "The History of God", Leviathan adalah sebuah legenda yang juga ada di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.

Leviathan (sebagaimana disebut dalam bahasa Ibrani--asik, berasa intelek) atau Lotan ini digambarkan berkepala tujuh. Tapi, enggak kayak Hydra gitu. Leviathan tinggal di laut dan dijuluki "sea serpent". Naga air ini juga bisa summon gelombang pasang. Ini menurut mitologi Babilonia.

"The Eidolon King... Born of the Northern Sea itself, he is the Lord of All Waters, and unchallenged champion of the Eidolons".

—Eidolon Library.

Di Final Fantasy series, Leviathan ini Eidolon yang juga difavoritkan. Elemennya water, dan signature attack-nya "Tsunami". Langsung kebayang lagunya DVBBS, enggak sih? Unz unz unz.

Di Final Fantasy XV, Leviathan itu salah satu Astrals, The Hydraean, dan seekor betina. Leviathan dibangunin sama Luna untuk ngasih blessing ke Noctis. Leviathan ini gede banget dan bentuknya kayak naga China. Kalo lo pernah nonton film "D-War" yang jelek banget itu tapi CGI-nya keren, Leviathan bentuknya kayak the good Imoogi dan the evil Buraki.

6. Anima

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (7)
zoom-in-whitePerbesar

Anima itu salah satu Eidolon terkeren menurut gue. Dan story-nya juga keren. Anima ini cuma ada di Final Fantasy X series.

Anima itu sebenernya dua makhluk. Satu di bagian atas, satu di bagian bawah yang bentuknya kayak iblis bertanduk. Dan Anima juga enggak punya elemen. Oh, signature attack-nya "Oblivion".

"This cursed aeon is horrible to look upon and possesses terrible power. The chains that bind her body do little to check the destruction she is capable of. If she goes into a rage, you will share her great pain..."

—Anima's CollectaCard.

Enggak usah bingung apa itu aeon. Sama kok, kayak Eidolon. Beda cerita dikit, dan bukan mall. Eits, garing.

Anima itu adalah manifestasi fisik dari mimpi tentang fayth dan ibunda Seymour Guado di Final Fantasy X ini adalah Anima. Nah, sang bunda yang diketahui namanya itu pengen jadi aeon buat ngalahin musuh besar Yuna dan kawan-kawan di game itu, namanya Sin. Tapi, disalahgunakan sama Seymour karena dia malah terobsesi sama Sin.

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (8)
zoom-in-whitePerbesar

Penampakan Anima ini keren. Kayak orang tapi bukan orang, bertaring, kedua tangannya diikat di dada, dan badannya dirantai. Damage-nya gila, bisa ribuan HP, dan Anima nyerang itu pake mata kirinya. Saking kuatnya, matanya sampe berdarah. Sisanya, kepalanya diperban. Kebayang enggak, kalo Anima enggak dirantai? Gonggong kali, kayak gue kalo udah ketemu cowok cakep. Eh, maksudnya, power-nya pasti gila banget.

Anima sendiri itu diambil dari kata benda Latin dari sisi feminin, artinya "jiwa" atau "napas". Orang Romawi kuno percaya kalo Anima itu ada di dada seseorang. Dan saat orang itu meninggal, jiwanya pergi barengan sama napas terakhir.

Nih, bonus. Sketch-nya Anima yang gue suka banget.

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (9)
zoom-in-whitePerbesar

7. Bahamut

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (10)
zoom-in-whitePerbesar

Siapa sih, yang enggak suka sama Eidolon yang satu ini? The mighty Bahamut!

"Conqueror of the skies, Bahamut has known many names; the Dragon King, the Hallowed Father, the First Sire."

—Dissidia Final Fantasy (2008) Summon Compendium.

Walopun disebut sebagai "The Dragon King" dan identik dengan api, Bahamut enggak punya elemen. Meskipun demikian, Bahamut itu jagoan dari segala Eidolon kalo menurut gue. Square aja sampe bikin game sendiri buat Bahamut, namanya "Bahamut Lagoon".

Signature attack-nya "Megaflare". Dan emang gede-gedean banget serangannya. Dan bentuknya Bahamut itu keren-keren, karena naga sih, ya. Jenisnya juga macem-macem, ada Neo Bahamut, Bahamut Zero, sampe Bahamut SIN di film Final Fantasy VII: Advent Children.

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (11)
zoom-in-whitePerbesar

Gue lagi suka banget sama penampakan Bahamut di Final Fantasy XV. Bahamut itu jadi salah satu Astrals yang paling disegani dan paling kuat. Dan sayapnya itu dari pedang.

​7 Eidolon Favoritnya Sadino dari Game Final Fantasy  (12)
zoom-in-whitePerbesar

"God of War. The Draconian's bonds to the Lucii run deepest among the Six. At the end of the Astral War, when Ifrit had fallen and civilization lay in ruins, the Bladekeeper alone held vigil, awaiting the coming of the Chosen King while the other gods lay dormant."

—Bestiary.

Di Final Fantasy XV, Bahamut ini lebih kayak orang. Armor-nya aja yang ngebuat dia kelihatan kayak naga. Dan pas adegan Bahamut ngelirik itu lho, langsung ge er gue.

embed from external kumparan

Lo punya Eidolon favorit, enggak? Cyus, sebut di kolom komentar!