Konten dari Pengguna

4 Keuntungan Pemasaran Produk dengan Private Label

Anisyah Vella

Anisyah Vella

Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Anisyah Vella tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Private label adalah produk yang diproduksi oleh pengecer oleh pihak ketiga tetapi dijual dengan nama mereknya sendiri. Pengecer mengontrol segala sesuatu tentang produk atau produk. Itu termasuk spesifikasi produk cara mengemasnya dan hal lain selain itu. Produk private label kemudian dikirim ke pengecer untuk dijual. Sejauh menyangkut konsumen, mereka adalah produk 'merek sendiri' perusahaan.

Sebagai contoh, private label starbucks memasarkan produk minuman kopi dengan merek mereka sendiri selain itu perusahaan starbucks menawarkan produk lainnya dengan merek pribadi atau private label starbucks. Starbucks coffee memproduksi campuran khusus dalam kopi kemasan untuk toko merjer mereka. Kopi kemasan dinyakan oleh perusahaan starbucks "dipanggang oleh starbucks" kopi biji utuh hadir dalam varietas reguler dan tanpa kafein.

Sumber : Foto Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber : Foto Pribadi

Keuntungan dari private label

Tujuan pengecer saat membuat dan memasarkan produk private label adalah untuk meningkatkan angka penjualan perusahaan. Manfaat apa yang dapat diperoleh perusahaan dengan menjual private label berikut adalah keuntungan dalam menjual produk private label:

  1. Kemampuan beradaptasi, beberapa pengecer bergantung pada pemasok untuk semua produk mereka. Dengan demikian, mereka mengandalkan mereka untuk bereaksi terhadap permintaan pasar. Jika konsumen mulai menginginkan lini baru atau fitur baru, pemasoklah yang harus menyesuaikan penawaran mereka. Ini bisa menjadi proses yang lambat. Ketika pengecer mendapatkan produk private label yang diproduksi, mereka bisa lebih gesit. Mereka dapat bereaksi lebih cepat jika mereka melihat perubahan perilaku pelanggan. Dengan panggilan video online cepat, mereka dapat memberi tahu produsen untuk menyesuaikan produk yang sesuai.

  2. Kontrol atas produksi, bukan hanya ketika adaptasi cepat diperlukan, pengecer memiliki kekuatan yang lebih besar. Keuntungan lain dari pelabelan pribadi adalah memberikan kontrol lebih besar atas produksi. Pengecer menginstruksikan produsen pada semua aspek produk private label. Mereka dapat menentukan bahan atau komponen. Mereka dapat menuntut spesifikasi yang tepat, hingga hal-hal yang mendasar seperti warna atau bentuk produk.

  3. Kontrol atas merek, masalah dengan menjual produk bermerek adalah bahwa bukan perusahaan anda yang disukai konsumen. Mereka mengembangkan loyalitas kepada pembuat barang favorit mereka, bukan distributor. Produk private label dan kemasannya memiliki nama dan branding anda sendiri.

  4. Kontrol atas harga, dengan pelabelan pribadi, pengecer bertanggung jawab atas seluruh rantai pasokan. Mereka menetapkan dan mengendalikan biaya produksi untuk memastikan harga yang paling menguntungkan. Produk dibuat dengan cara yang memastikan margin akhir yang paling sehat.