Konten dari Pengguna

GEBEKA 2026: Membangun Generasi Kritis, Kreatif, dan Berprestasi

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Anju Anjani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama Direktur UNPAM Serang, Kaprodi Matematika, Dosen, Panitia, dan Peserta dalam kegiatan GEBEKA 2026 pada Sabtu, 26 September 2026. (Sumber: Dokumentasi Panitia GEBEKA 2026).
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama Direktur UNPAM Serang, Kaprodi Matematika, Dosen, Panitia, dan Peserta dalam kegiatan GEBEKA 2026 pada Sabtu, 26 September 2026. (Sumber: Dokumentasi Panitia GEBEKA 2026).

Matematika sering kali dipandang sebagai pelajaran yang identik dengan angka, rumus, perhitungan, dan penyelesaian soal. Tidak sedikit orang menganggap matematika sebagai bidang ilmu yang hanya menuntut kemampuan berhitung. Padahal, matematika memiliki peran yang jauh lebih luas. Di dalamnya terdapat proses berpikir logis, kemampuan menganalisis persoalan, ketelitian, kreativitas, serta keberanian dalam menentukan strategi untuk menemukan solusi.

Dari pemahaman tersebut, Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) Universitas Pamulang Kampus Kota Serang memandang bahwa matematika perlu diperkenalkan melalui ruang belajar yang lebih menarik, interaktif, dan kompetitif. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gebyar Matematika (GEBEKA) 2026.

Mengusung semangat “Cerdas Berpikir, Kreatif Berkarya, Berani Berkompetisi, Meraih Prestasi”, GEBEKA 2026 telah diselenggarakan pada Sabtu, 26 September 2026, bertempat di Aula Gedung B Lantai 2 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi HIMATIKA Universitas Pamulang Kampus Kota Serang yang ke-V sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal matematika melalui pengalaman yang berbeda.

GEBEKA 2026 sebagai Ruang Pengembangan Potensi

Bagi HIMATIKA, kompetisi matematika bukan semata-mata tentang siapa yang memperoleh nilai tertinggi atau menjadi juara. Lebih dari itu, kompetisi dapat menjadi sarana untuk melatih pola pikir, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, dan membiasakan peserta menghadapi tantangan. Proses mencoba, menyusun strategi, melakukan kesalahan, kemudian memperbaikinya merupakan bagian penting dari pembelajaran.

Hal tersebut tercermin melalui empat cabang perlombaan yang dihadirkan dalam GEBEKA 2026, yaitu Oxtagon War, Math Olimpiade, Math Character Challenge, dan Math Infografis. Setiap cabang memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda.

Oxtagon War menghadirkan tantangan yang menguji kecepatan berpikir, ketepatan, strategi, dan kerja sama. Math Olimpiade menjadi ruang untuk mengukur pemahaman serta kemampuan peserta dalam menyelesaikan persoalan matematika. Sementara itu, Math Character Challenge menggabungkan unsur matematika dengan pengembangan karakter. Adapun Math Infografis memberikan kesempatan kepada peserta untuk memadukan pemahaman matematika dengan kreativitas dalam menyajikan informasi secara visual.

Keberagaman cabang perlombaan tersebut menunjukkan bahwa matematika tidak harus selalu disampaikan melalui cara yang monoton. Matematika dapat hadir dalam bentuk tantangan, permainan, pengembangan karakter, hingga karya visual yang komunikatif. Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga belajar mengaplikasikan pengetahuan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

HIMATIKA meyakini bahwa keberanian untuk berkompetisi merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengembangan diri. Dalam sebuah perlombaan, kemenangan memang menjadi salah satu tujuan, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman menghadapi tantangan, belajar dari peserta lain, menghargai proses, dan menerima hasil dengan sikap sportif juga merupakan pencapaian yang bernilai.

Membangun Budaya Akademik yang Berkelanjutan

Di sisi lain, kegiatan seperti GEBEKA juga menjadi bentuk kontribusi organisasi mahasiswa dalam mendukung budaya akademik yang positif. Organisasi mahasiswa tidak hanya berperan sebagai wadah pengembangan internal anggotanya, tetapi juga dapat menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan ini, HIMATIKA berupaya memperkenalkan matematika sebagai ilmu yang dekat dengan kehidupan serta memiliki banyak ruang untuk dikembangkan secara kreatif.

Tentu, penyelenggaraan kompetisi matematika tidak seharusnya berhenti pada terlaksananya sebuah acara. Evaluasi, inovasi, dan keberlanjutan menjadi hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan serupa dapat terus berkembang. GEBEKA diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang yang konsisten dalam menumbuhkan minat terhadap matematika, memperluas pengalaman berkompetisi, serta mendorong lahirnya generasi yang berani mengembangkan kemampuan dan gagasannya.

Pada akhirnya, matematika bukan sekadar angka yang harus dihitung atau rumus yang harus dihafalkan. Matematika merupakan sarana untuk melatih cara berpikir, membangun ketekunan, dan menemukan berbagai kemungkinan dalam menyelesaikan persoalan.

Melalui GEBEKA 2026, HIMATIKA berharap matematika tidak hanya dipandang sebagai kumpulan angka dan rumus, tetapi sebagai ruang untuk melatih cara berpikir, keberanian menghadapi tantangan, kreativitas dalam berkarya, dan semangat untuk terus meraih prestasi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermakna sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap matematika di kalangan generasi muda.